PARIMO, ,MAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung penanganan tanggap darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan pendataan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak bencana di Desa Boyantongo di Kecamatan Parigi Selatan serta Desa Torue dan Desa Tolai di Kecamatan Torue.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa tikar, selimut, dan paket sembako kepada warga terdampak. Mereka juga meninjau kondisi rumah warga dan sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Bupati Erwin Burase mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak sebagai dasar penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Pemerintah terus melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak sebagai dasar penanganan dan pemberian bantuan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” ungkapnya Rabu (17/6).

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Menurutnya, Kabupaten Parimo berada di wilayah yang dilalui Sesar Sausu sehingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

Selain menyiapkan dukungan anggaran BTT, Pemkab Parimo juga mengoptimalkan langkah-langkah penanganan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lokasi terdampak merupakan bentuk sinergi dalam mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascagempa.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa tikar, selimut, dan paket sembako kepada warga terdampak. Mereka juga meninjau kondisi rumah warga dan sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa.