PALU, MAL – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memulai pembangunan empat ruang kelas darurat di SDN 11 Palu pascakebakaran Senin (24/8) lalu. Pembangunan ini menyebabkan siswa harus belajar dengan jadwal baru mulai Senin (31/8/2026).

Pembangunan kelas darurat SDN 11 Palu ini berlokasi di lapangan sekolah dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu minggu ke depan. Inisiatif ini diambil untuk memastikan keberlanjutan proses belajar mengajar bagi ratusan siswa yang terdampak.

Kepala SDN 11 Palu, Afrida, mengatakan bahwa selama pembangunan ruang kelas darurat masih berlangsung, pihak sekolah bersama orang tua murid telah menyepakati perubahan jadwal belajar.

“Siswa kelas I, II, III, dan IV akan mengikuti proses belajar pada siang hari mulai 31 Agustus 2026,” katanya, Ahad (30/08).

Kata dia, kebijakan tersebut diambil lantaran ruang kelas yang sebelumnya digunakan oleh para siswa ikut terdampak dan dilalap api dalam peristiwa kebakaran pada Senin pekan lalu. Kondisi ini membuat kegiatan belajar mengajar di SDN 11 Palu memerlukan adaptasi sementara.

“Karena saat ini gedung kelas darurat masih dalam tahap pekerjaan oleh Dinas PU Kota Palu dan lokasinya berada di lapangan sekolah, maka sambil menunggu pekerjaan tersebut rampung, siswa kelas I, II, III dan IV harus masuk siang,” kata Afrida.

Menurutnya, untuk sementara waktu kegiatan belajar mengajar menggunakan sejumlah ruang kelas yang tersedia di lingkungan kompleks sekolah. Ada yang menggunakan gedung kelas SDN Inpres dan sebagian lainnya di SDN 9, semuanya masih berada dalam satu kompleks sekolah.

Selain mengatur kegiatan belajar sementara, pihak sekolah bersama para guru juga melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa kebakaran. Puing-puing bangunan dan seng yang berserakan dirapikan agar tidak membahayakan para siswa yang melintas di sekitar lokasi bekas kebakaran.

“Kami bersama seluruh guru melakukan kerja bakti membersihkan sisa puing-puing bangunan dan merapikan seng-seng yang ada. Kami juga akan memasang tanda larangan di depan gedung yang terbakar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap pembangunan empat ruang kelas darurat tersebut dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, proses belajar mengajar di SDN 11 Palu dapat kembali berjalan dengan lebih normal.

“Semoga pembangunan ruang kelas darurat ini segera rampung sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan baik seperti biasanya,” harap Afrida.