Muh. Nur Ali Resmi Anggota Dewan Profesor Untad

oleh
Prof. Dr. Muh. Nur Ali, M.Si, menyampaikan sambutan dalam kegiatan penerimaan anggota Dewan Profesor, di Aula Fakultas Kedokteran Untad. Kamis (10/06) (FOTO : Humas Untad)

PALU – Dewan Profesor Universitas Tadulako (Untad) menggelar penerimaan Prof. Dr. Muh. Nur Ali, M.Si, sebagai anggota Dewan Profesor, di Aula Fakultas Kedokteran Untad. Kamis (10/06).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muh. Nur Ali juga menyampaikan pidato ilmiah penerimaan anggota Dewan Profesor.

Penerimaan dilakukan oleh Ketua Dewan Profesor, Prof. Merry Napitupulu, M. Sc., Ph.D, setelah mendengarkan pidato penerimaan yang disampaikan oleh Prof. Muh. Nur Ali, mengenai Psikologi Kontemporer, Melintas Batas Epistemologi, Teori dan Terapan.

Prof. Muh. Nur Ali yang meraih jabatan profesor dalam bidang psikologi sosial, dalam pidatonya menyampaikan, psikologi sosial perlu didorong selangkah lebih maju menjadi ilmu terapan, agar ikut andil dalam pemecahan masalah, yang saat ini telah berdimensi makro.

Perkembangan peradaban saat ini kata dia, merupakan realitas yang membutuhkan imperasi baru, yang kelahirannya dibidangi oleh insan-insan akademik.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP, dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada Prof. Muh. Nur Ali, atas raihan jabatan Profesor, yang diraih pada tahun 2021. Kata dia, kehadiran sosok profesor sangat dinantikan oleh Untad secara institusi 

“Beliau adalah profesor pertama Untad di tahun 2021. Tentunya menjadi doa kita bersama, semoga ke depan ada profesor-profesor berikutnya, yang mampu memberikan arti penting bagi perkembangan institusi ini, ” ujarnya.

Kata Rektor, kehadiran Prof. Muh. Nur Ali sebagai salah satu dari dua profesor baru di FISIP Untad, terjadi di waktu yang tepat,  di saat usulan pengembangan untuk program S2 dan S3 Ilmu Sosial. Menurutnya, kehadiran profesor baru ini, sangat mendukung upaya pengembangan tersebut.

Prof. Muh. Nur Ali dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas capaian ini.  (YAMIN)