JAKARTA – Yamaha kembali menghadirkan program touring jarak jauh melalui MAXI Tour Boemi Nusantara yang akan berlangsung pada April hingga Juli 2026. Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya telah digelar, seperti XMAX Navigate to The MAX (2022) dan NMAX Tour Boemi Nusantara (2024).
Seiring perjalanannya di Indonesia, lini MAXI Yamaha tidak hanya diposisikan sebagai kendaraan, tetapi juga bagian dari kebutuhan mobilitas sekaligus aktivitas berkendara jarak jauh. Karakter motor yang mengedepankan kenyamanan dan fitur pendukung menjadi salah satu alasan dipilihnya lini ini dalam kegiatan touring.
“Melalui MAXI Tour Boemi Nusantara, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih dari sekadar touring. Ini adalah perjalanan untuk menikmati keindahan Indonesia, merasakan kekayaan budaya di setiap daerah, sekaligus mempererat solidaritas dan kebanggaan di antara para pengguna MAXI Yamaha yang telah eksis lebih dari satu dekade. Sejalan dengan karakter MAXI Yamaha sebagai premium lifestyle scooter, kami berharap event ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengeksplorasi passion dan menikmati setiap perjalanan dengan lebih berkelas dan berkesan bersama skutik premium kami,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.
Kegiatan ini akan menjangkau 12 wilayah di enam pulau besar Indonesia, meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi. Setiap etape dirancang tidak hanya sebagai perjalanan, tetapi juga sebagai ruang interaksi antar pengguna melalui agenda community gathering di tiap daerah yang disinggahi.
Selain itu, peserta juga akan diajak mengenal berbagai potensi daerah, mulai dari keindahan alam, kuliner khas, hingga budaya lokal yang menjadi ciri masing-masing wilayah.
Wilayah Sumatera Utara, khususnya kawasan Toba Samosir, akan menjadi titik awal perjalanan. Kawasan ini dipilih sebagai etape pembuka dengan mempertimbangkan potensi alam dan budaya yang dimiliki.
Melalui kegiatan ini, Yamaha menempatkan touring tidak hanya sebagai aktivitas perjalanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mengenal dan menghubungkan berbagai daerah di Indonesia.***

