MOROWALI, MAL – Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Tengah, Ir. Muhammad Neng, ST., MM., resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KKLR Kabupaten Morowali masa bakti 2026-2031.

Pelantikan berlangsung di Aula Hotel Metro, Fonuasingko, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sabtu (19/9).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Neng menitipkan tiga pesan kepada jajaran pengurus KKLR Morowali yang baru dilantik, yakni menjaga kekompakan, nama baik Luwu Raya, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, Morowali merupakan salah satu daerah dengan pertumbuhan warga Luwu Raya yang cukup pesat, seiring berkembangnya kawasan industri. Kondisi tersebut membutuhkan organisasi yang solid, terstruktur, dan mampu menjadi wadah pemersatu warga.

“Pengurus yang baru dilantik harus mampu menjadi perekat. Jangan ada perbedaan antara warga Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Kita semua adalah Wija To Luwu, satu rumpun keluarga besar,” kata Muhammad Neng.

Ia juga berharap KKLR Morowali dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan.

“Kami berharap KKLR Morowali tidak hanya aktif ke dalam, tetapi juga memberi manfaat ke luar. Tunjukkan bahwa warga Luwu Raya adalah warga yang menjunjung tinggi adat, pekerja keras, dan taat hukum,” ujarnya.

Pesan pertama yang disampaikan yakni menjaga kekompakan dengan menerapkan falsafah leluhur, Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong, Malilu Sipakainge.

Falsafah tersebut, kata dia, mengajarkan pentingnya saling mengingatkan dalam kebaikan dan saling membantu ketika menghadapi kesulitan.

Kedua, seluruh warga Luwu Raya diminta menjaga nama baik daerah asal dengan menunjukkan sikap santun, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat Morowali.

“Jaga nama baik Luwu Raya. Tunjukkan kepada masyarakat Morowali bahwa warga Luwu adalah warga yang santun, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal,” pesannya.

Ketiga, KKLR Morowali diminta membangun sinergi dengan pemerintah. Menurut Muhammad Neng, KKLR harus hadir sebagai organisasi yang mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Morowali maupun Pemerintah Provinsi Sulteng.

“Saya yakin, di bawah kepemimpinan ketua yang baru, KKLR Morowali akan semakin maju dan memberikan kontribusi nyata terhadap daerah ke depannya,” tutupnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Dewan Pembina KKLR Sulteng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Morowali, ketua organisasi kedaerahan se-Kabupaten Morowali, serta ratusan warga Luwu Raya yang berdomisili di Morowali.

Sementara itu, Ketua KKLR Morowali, Hi. Jumardin Mahmud, menyatakan komitmennya menjalankan amanah organisasi dan memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan.

“Kami siap mengemban amanah ini. Program pertama kami adalah pendataan warga dan penguatan paguyuban pilar serta pembentukan Korps Pemuda Luwu Raya di Kabupaten Morowali,” ujarnya.

Kegiatan pelantikan kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan ramah tamah bersama seluruh Wija To Luwu yang hadir.