PALU, MAL – Harga BBM nonsubsidi di Sulawesi mengalami penyesuaian untuk jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengumumkan perubahan ini karena dinamika harga energi global dan fluktuasi nilai tukar.
Meski begitu, harga Pertamax dan Pertalite tetap stabil, sehingga sebagian besar masyarakat tidak terpengaruh langsung.
Data konsumsi menunjukkan bahwa penggunaan Harga BBM nonsubsidi di Sulawesi dengan spesifikasi tinggi masih relatif kecil.
Konsumsi Pertamax Turbo dan Pertamina Dex belum mencapai 1 persen dari total penyaluran, sementara Dexlite berada di kisaran 6 persen.
“Segmen pengguna BBM nonsubsidi ini memang spesifik dan porsinya kecil. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian harga tidak mendorong perubahan signifikan pada konsumsi secara keseluruhan,” kata Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memastikan ketersediaan stok BBM nonsubsidi dan subsidi di seluruh wilayah Sulawesi dalam kondisi aman. Distribusi berjalan normal, tanpa indikasi gangguan pasokan akibat penyesuaian harga ini.
Lilik Hardiyanto menekankan bahwa pengawasan distribusi menjadi fokus utama di tengah disparitas harga antara BBM subsidi dan BBM nonsubsidi.
“Perbedaan harga yang cukup tinggi antar produk berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperkuat dan melibatkan banyak pihak, baik Pertamina, aparat penegak hukum, maupun pemerintah daerah, agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” kata Lilik.
Sistem digitalisasi dan monitoring transaksi terus dioptimalkan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan, khususnya pada BBM subsidi.
Pertamina mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan, serta menghindari pembelian yang tidak sesuai peruntukan. ***

