Kemenag Sulteng Apresiasi Upaya Pemprov Sulteng Putus Penyebaran Corona

oleh
Kabag TU Kanwil Kemenag Sulteng, H. Kiflin Padjala, Rabu (07/10) (FOTO : YAMIN)

PALU –  Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memberi apresiasi setinggi-tingginya, atas langkah dan upaya Pemerintah Provinsi Sulteng dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kami lihat pemerintah kita, gubernur dan para bupati atau walikota di Sulteng, cepat , sigap, dan tanggap mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait dengan keluar masuknya orang di Sulteng ini. Dengan berbagai upaya pencegahan. Dalam bahasa agama ini namaya ikhtiar,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Sulteng, H. Kiflin Padjala, Rabu (07/10).

Kiflin Padjala mengatakan, Pandemi Covid-19 hingga sekarang belum ditemukan obatnya. Oleh karena itu,  dirinya beserta Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Rusman Langke, mengimbau agar semua ASN di internal Kemenag Sulteng  untuk terus aktif melakukan kampanye kepada masyarakat, terkait dengan bahaya penyebaran Covid-19.

“Semua harus aktif mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Corona, karena penyakit ini Allah yang turunkan dan Allah juga mengobati.  Penyakit ini adalah ujian untuk kita semua, kita harus menjalaninya dengan tetap harus tabah dan berusaha, dan yang utama adalah sebagai umat beragama harus terus doa.  Bagi para ilmuan, terus mengkaji bagaimana obatnya hingga ditemukan,” ucapnya.

Kiflin menambahkan, Covid-19 merupakan virus berbahaya yang tidak boleh dianggap remeh. Karena satu yang terpapar akan berpotensi menyebar. Sehingga semua harus menjaga diri, keluarga hingga lingkungan.

“Jangan pandang enteng. Dimana-mana kita harus berusaha menggunakan masker,  karena virus ini menyebar melalui media. Media apa ? Mulut, hidung dan mata. Masker ini dianggap sebagai pencegahan yang paling efektif,” terangnya.

Dipenghujung, Kiflin menyampaikan bahwa, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kemenag juga telah melakukan sosialisasi dan kampanye di rumah-rumah ibadah, melalui tokoh-tokoh umat beragama.

“Semua kita turun menurut agama kita masing-masing, untuk mengkampanyekan kepada semua umat beragama. Agar kita bersatu melawan virus ini, dan dikesempatan ini juga kami menyampaikan mudah-mudahan musibah ini cepat berakhir,” harapnya. (YAMIN)

Iklan-Paramitha