SIGI, MAL – PT EDC Panas Bumi Indonesia (EDCPBI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 100.000 liter air bersih dan 11 unit tandon air untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Distribusi bantuan air bersih ini menargetkan warga di Kecamatan Palolo yang membutuhkan pasokan vital.
Bantuan tersebut menjadi respons terhadap kebutuhan mendesak pasca gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo pada 16 Juni 2026.
Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sigi dan BPBD Sigi menunjukkan bahwa air bersih menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat di wilayah tersebut.
Data LAPSIS BPBD Kabupaten Sigi per 29 Juni 2026 mencatat dampak signifikan akibat guncangan gempa. Sebanyak 11.873 jiwa terdampak, 3 orang meninggal, 125 orang luka-luka, 3.980 rumah rusak, dan 214 fasilitas umum mengalami kerusakan. Situasi ini mendorong PT EDC Panas Bumi untuk mempercepat penyaluran bantuan air bersih Sigi.
“Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional kami adalah prioritas. Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung pemulihan pascabencana,” kata Zulfikar Ali Achmad, Kepala Teknik Panas Bumi PT EDC Panas Bumi Indonesia.
Sebanyak 11 unit tandon air didistribusikan ke tujuh desa di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, meliputi Desa Rejeki, Tangoa, Tanah Harapan, Sarumana, Ue Nuni, Sejahtera, dan Karunia.
Selain tandon, 100.000 liter bantuan air bersih juga disalurkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan harian warga terdampak di desa-desa tersebut.
PT EDC Panas Bumi Indonesia bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sigi untuk memastikan distribusi bantuan air bersih berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami mengapresiasi kepedulian dan langkah cepat PT EDC Panas Bumi Indonesia. Penyaluran tandon air dan air bersih sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar pascagempa,” kata Henri Kusuma Rombe, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sigi. ***

