MOROWALI, MAL – Komandan Kodim 1311/Morowali Letkol Inf Baja Sirait menegaskan kenaikan pangkat bagi prajurit TNI AD bukan sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk kepercayaan yang harus diikuti peningkatan tanggung jawab, integritas dan kualitas pengabdian.

Hal itu disampaikan Baja saat memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026 di Lapangan Upacara Makodim 1311/Morowali, Jumat (2/10).

Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dan kepercayaan pimpinan serta negara atas dedikasi, loyalitas, disiplin, prestasi kerja dan rekam jejak prajurit selama menjalankan tugas.

“Kenaikan pangkat adalah wujud kepercayaan negara, penghargaan dari pimpinan, serta hasil penilaian objektif atas dedikasi, loyalitas, disiplin, prestasi kerja, dan ketiadaan pelanggaran selama masa dinas,” tegas Baja.

Dalam amanatnya, Baja menyampaikan tiga makna penting yang harus dipahami prajurit setelah menerima kenaikan pangkat.

Pertama, makna syukur. Kenaikan pangkat harus diwujudkan dengan peningkatan keimanan, rasa syukur dan semangat dalam menjalankan tugas. Menurutnya, semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tuntutan untuk menjadi teladan bagi anggota lainnya.

Kedua, makna tanggung jawab. Kenaikan pangkat harus diikuti peningkatan kualitas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Prajurit dituntut semakin disiplin, rajin dan profesional, serta berani mengambil tanggung jawab dalam menghadapi berbagai tugas di lapangan.

Ketiga, makna integritas. Pangkat yang dipercayakan harus dijaga melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan kehormatan seorang prajurit. Baja mengingatkan seluruh personel untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran karena dapat berdampak terhadap nama baik pribadi, keluarga maupun satuan.

Pada kesempatan itu, Baja juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXVII Kodim 1311/Morowali yang dinilai turut berperan dalam mendukung tugas para prajurit.

“Keberhasilan seorang prajurit dalam melaksanakan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga. Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu-ibu Persit yang senantiasa memberikan doa dan dukungan kepada suami dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Baja kemudian mengingatkan para prajurit yang menerima kenaikan pangkat agar tidak menjadikan pangkat sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.

Sebaliknya, kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian, profesionalisme serta kedekatan dengan masyarakat.

“Jalankan amanat pangkat yang baru dengan penuh kerendahan hati dan keikhlasan. Jadilah prajurit yang senantiasa dicintai oleh rakyat Morowali,” pungkasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Kasdim 1311/Morowali, para Perwira Staf, Danramil jajaran Kodim 1311/Morowali, Bintara dan Tamtama serta Ketua dan pengurus Persit KCK Cabang LXVII Kodim 1311/Morowali.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Serbaguna Makodim 1311/Morowali. Acara tersebut diisi pemotongan nasi tumpeng, makan bersama dan hiburan dari artis lokal Morowali. ***