Bupati Sigi: DD Diharapkan Dapat Lebih Cepat Selesaikan Persoalan di Desa

oleh -
Bupati Sigi, Mohamad Irwan di launching Padat Karya Tunai Desa Berbasis Agribisnis Tahun 2021, berlangsung di Aula Tadulako UPT Diklat Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Desa Sidera, Kecamatan Sigi Kota, Kamis malam (25/11). FOTO: Pemkab Sigi

SIGI, – Melalui Dana Desa (DD), pembangunan di desa diharapkan dapat lebih cepat menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di desa, terutama yang terkait dengan pengentasan kemiskinan, stunting, hingga pengangguran.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sigi, Mohamad Irwan di launching Padat Karya Tunai Desa Berbasis Agribisnis Tahun 2021, berlangsung di Aula Tadulako UPT Diklat Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Desa Sidera, Kecamatan Sigi Kota, Kamis malam (25/11).

Dalam mendukung program pemerintah pusat lanjutnya, Pemkab Sigi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa yang dibantu oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Sigi, menggagas program inovasi Padat Karya Tunai Desa Berbasis Agribisnis, dimana, akan menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai konsolidator sekaligus aggregator komoditas unggulan desa yang organik, untuk mewujudkan Kabupaten Sigi Berdaya Saing.

“Dalam rangka menjalankan visi-misi daerah Kabupaten Sigi, skema ini akan dilakukan secara spesifik pada sektor pertanian dan perkebunan dengan memanfaatkan lahan kosong warga, lahan desa atau hutan desa untuk dikelola oleh masyarakat, berdasarkan potensi komoditas desa setempat melalui BUMDesa sebagai pengganti peran ad hoc TPK,” kata Bupati Sigi.

Dirinya berharap, dalam kegiatan ini nantinya, dapat memberi kepastian peluang yang sangat besar atas terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan menciptakan rasa bergotong-royong semakin erat, serta membuat kebersamaan warga semakin dekat sehingga hubungan emosional menjadi perekat.

Sebelumnya Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Andi Wulur dalam sambutannya menuturkan, program tersebut dalam rangka mendukung pelaksanaan program padat karya tunai di desa, pada tanggal 18 Desember 2017 yang telah ditetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Penyelarasan dan Penguatan Kebijakan Percepatan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Untuk itu sambungnya, pelaksanaan program padat karya tunai di desa diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

“Selain meningkatkan daya beli masyarakat tentunya kita harapkan bersama juga yaitu, mengurangi angka gizi buruk, mengurangi kemiskinan, menggerakkan ekonomi desa, hingga mengembangkan kawasan pedesaan khususnya diwilayah yang ada di Kabupaten Sigi,” ujar Wulur yang akrab disapa pada dirinya.

Launching kali ini juga disaksikan langsung oleh perwakilan Polres Sigi, perwira penghubung Dandim, koordinator tenaga ahli profesional Sigi, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sigi, para Camat se-Kabupaten Sigi, para kepala desa serta para Direktur BUMDes wilayah Sigi.

Rep: Hady/Humas Pemkab Sigi