PALU – Kabar membanggakan datang dari jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng). Salah satu personel terbaiknya kembali mengharumkan nama institusi dan bangsa di kancah internasional.
Adalah Briptu Johansen Vicenzo Angtolis, personel Polri yang bertugas di BA SPN Polda Sulteng, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memborong tiga medali sekaligus dalam ajang WATA 22nd Open International Championship Taekwondo 2026 yang digelar di Osaka, Jepang, pada 25 sampai dengan 26 April 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Briptu Johansen tergabung dalam kontingen Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri sukses meraih medali emas pada kategori Poomsae Beregu Putra, medali perak pada kategori Poomsae Pair, serta medali perunggu pada kategori Freestyle Poomsae.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras personel Polri tidak hanya dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu berkompetisi dan berprestasi di bidang olahraga tingkat internasional.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian diraih oleh Briptu Johansen.
“Kami sangat bangga atas prestasi, ditorehkan Briptu Johansen Vicenzo Angtolis. Ini merupakan pencapaian luar biasa tidak hanya mengharumkan nama Polri, khususnya Polda Sulawesi Tengah, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di mata dunia,” ujarnya.
Kabid Humas menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari disiplin, latihan konsisten, serta semangat juang tinggi dimiliki oleh personel Polri.
Lebih lanjut, ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri, khususnya di lingkungan Polda Sulteng, untuk terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.
“Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi, baik dalam pelaksanaan tugas maupun di bidang lainnya. Semoga kedepan semakin banyak anggota Polri yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.
REPORTER : **/IKRAM

