BPBD Palu kembali Validasi Data Calon Penerima Huntap

oleh -300 Kali Dilihat
Kalak BPBD Palu, Singgih B Prasetyo (kanan) bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Palu, Bambang. (FOTO: HAMID)

PALU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu kembali melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima hunian tetap (huntap) di Kelurhan Tondo, Talise dan Duyu.

“Kita coba buka dan usulkan ke PUPR untuk dicarikan lokasi yang baru, jika masih ada masyarakat yang menginginkan untuk tinggal di Duyu,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Palu, Singgih B Prasetyo, Rabu (24/03)

Singgih berharap agar seluruh masyarakat Kota Palu yang sudah terdaftar sebagai sebagai penerima dana stimulan, agar bisa datang di kantor kelurahan masing-masing, agar dilakukan verifikasi dan validasi data.

Deadline sampai dengan tanggal 3 April,” katanya.

Tentunya, kata dia, syaratnya adalah warga yang betul-betul terdampak dan yang memiliki hak kepemilikan bangunan dan lahan yang ditinggalinya.

“Ini penting, termasuk pula penerima huntap agar di awal April nanti, sudah punya data valid yang akan kita usulkan ke Kementerian PUPR untuk segera dibangunkan huntap di lokasi yang telah ditentukan,” katanya.

Persyaratan lain, kata dia, warga tersebut belum pernah menerima bantuan apapun, baik dana stimulan tahap 1 dan 2, maupun bantuan dari NGO.

“Jadi ini dimaksudkan agar tidak ada penerima ganda karena sejak kita mulai melakukan validasi dari hari Senin kemarin, memang ada beberapa masyarakat yang sudah menerima dana stimulan. Olehnya saya berharap bagi yang sudah pernah menerima dana stimulan agar dapat menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya,” pintanya.

Terkait dana stimulan, pihaknya juga sudah mulai melakukan penyaluran kepada 21.014 penerima

“Alhamdulillah tahap pertama sudah 1000 lebih kita salurkan. Kita berharap 3 bulan ke depan semua akan selesai. Olehnya saya mohon dukungan masyarakat terutama dalam hal bukti kepemilikan yang petunjuknya sudah ada di kelurahan, untuk segera diselesaikan,” ujarnya.

Pihaknya telah menyampaikan ke tim pendamping agar warga yang belum lengkap berkasnya untuk dipending dulu, dan mendahulukan proses bagi warga yang sudah lengkap.

“Sehingga hal ini tidak akan menghambat pekerjaan teman-teman dalam melengkapi berkas data untuk penyaluran,” jelasnya.

Ia sendiri mengaku banyak menerima pertanyaan soal pencairan dana stimulan tersebut. Ia pun meminta yang bersangkutan untuk menghubungi tim pendamping yang ada di kelurahan masing-masing.

“Saya tidak bisa menentukan waktunya, tergantung dari kelengkapan datanya,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Palu, Bambang, menambahkan, BPBD terus berupaya agar masyarakat mendapatkan haknya.

“Hanya memang kelengkapan berkas ini sangat menentukan. Bukan hanya dana stimulan saja, tapi huntap juga harus lengkap sebagai dasar dari Kementerian PUPR untuk membangun,” kata Bambang.

Reporter : Hamid
Editor : Rifay