LUWUK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banggai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan sekaligus melantik 24 pengurus UPZ Kecamatan se-Kabupaten Banggai.

Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Banggai, Nety Syarief, Senin (11/5/2026) mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya.

Selain itu, rakor juga menjadi bagian dari penguatan kelembagaan UPZ di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah Rakor UPZ Kecamatan sekaligus pelantikan pengurus UPZ Kecamatan berjalan lancar dan dihadiri Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, Yulfia Mangendre, yang mewakili Bupati Banggai,” kata Nety.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai tersebut menjadi wadah evaluasi kinerja UPZ sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan dana zakat.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Suardi Kandjai, Ketua BAZNAS Banggai Asri Abasa, unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Banggai, serta sejumlah perwakilan lembaga perbankan.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, Yulfia Mangendre, menyampaikan bahwa zakat memiliki potensi besar apabila dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai untuk mendukung BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong program-program sosial kemasyarakatan, khususnya di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Banggai, Asri Abasa, melaporkan target pengumpulan zakat di Kabupaten Banggai pada tahun 2026 sebesar Rp1,4 miliar.

“Hingga Mei 2026, dana yang berhasil terkumpul sekitar Rp412 juta,” ujar Asri.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga Mei 2026, BAZNAS Banggai telah menyalurkan dana ZIS melalui sejumlah program dengan total penyaluran mencapai Rp239.022.600.