PALU- Tim penjaringan bakal calon ketua ketua Partai Demokrat Sulteng hari ini Rabu, tanggal 6 Mei 2026, kembali menerima salah seorang kader Partai Demokrat, Abd Rahman Taha (ART), untuk mendaftarkan diri sekaligus mengambil formulir di kantor sekretariat DPD Partai Demokrat, Jalan Dr.Sutomo Palu, Kelurahan Besusu Timur.
Kedatangan ART didampingi oleh tim pemenangan, tepat pukul 15:00 WITA tim penjaringan bakal calon menyerahkan formulir pendaftaran.
Tim Penjaringan Bakal Calon Metua DPD Demokrat Sulteng, Ronald, mengatakan,
ART adalah kader muda yang potensial, sudah lama berkarir baik di tingkat regional maupun nasional.
Menurut Ronald, kesukarelaan ART dalam mendaftarkan diri menandakan bahwa Partai Demokrat sangat terbuka bagi siapa saja, kader yang ingin maju sebagai calon ketua dalam perhelatan Akbar yang akan berlangsung pada 8 Mei 2026, akhir pekan ini.
“Dinamika seperti inilah yang kita harapkan kedepan untuk menjadikan Partai Demokrat menjadi besar dan dicintai masyarakat Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah,” harap Ronald.
Sampai hari ini sejak dibukanya pendaftaran bakal calon dari tanggal 2 Mei 2026, sudah terdapat 2 kader Partai Demokrat yang sudah mendaftarkan diri untuk berkompetisi pada perhelatan kali ini.
Jumadil L, Selaku ketua tim penjaringan menambahkan, bahwa hari ini merupakan kebahagian semua pengurus, kader dan simpatisan Partai Demokrat, telah didatangi oleh kader muda Partai Demokrat yang potensi dan berpengalaman untuk mendaftarkan diri maju sebagai bakal calon ketua DPD Partai Demokrat.
“Semoga Partai Demokrat Sulteng akan jaya serta pembangunan Sulawesi Tengah akan lebih maju kedepan. Insya Allah pendaftaran bakal calon ketua DPD akan kami tutup pada tanggal 7 mei 2026 pada pukul 00:00 WITA,” jelas Jumadil.
Sementara itu bakal calon Abd Rahman Taha, seusai menerima formulir pendaftaran, mengatakan bahwa keinginannya maju sebagai bakal calon ketua Demokrat Sulteng, hanya untuk memotivasi para kader-kader muda yang potensi.
“Jujur saja saya tidak berkeinginan untuk berhadap-hadapan dengan pak gubernur (Anwar Hafid) yang notabene selaku ketua Partai Demokrat,” ujar pria yang dikenal dengan sebutan Anak Guru Mengaji.**

