HALSEL, MAL – Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri membuka Musyawarah Daerah (Musda) Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rabu (28/10). Kegiatan berlangsung di aula Kantor Bupati Halsel, Desa Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Pulau Bacan, Maluku Utara.
Dalam amanahnya, Habib Alwi menekankan pentingnya menanamkan akhlak dan membangun organisasi yang baik. Ia mencontohkan sejumlah imperium yang pernah berjaya di berbagai negara, tetapi kehilangan pengaruh setelah kekuasaannya berakhir.
“Mereka hanya meninggalkan cerita dan tidak sedikit pun kenangan yang ditinggal,” ujar Habib Alwi.
Menurutnya, setiap hal yang dilakukan perlu memberikan manfaat dan meninggalkan jejak kebaikan agar tetap dikenang. Dalam berorganisasi, kata dia, pemberdayaan dan edukasi juga diperlukan agar perempuan dapat menjalankan perannya secara maksimal.
Ia menjelaskan, edukasi bagi perempuan perlu mencakup kemampuan menghadapi persoalan hidup serta mendidik keluarga dengan karakter yang humanis. Habib Alwi mencontohkan keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun keluarga bersama istri-istrinya dengan kesabaran dalam berbagai keadaan.
Selain itu, perempuan perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan melalui berbagai pelatihan agar mampu mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.
“Pelatihan ini seperti keterampilan yang bisa menghasilkan ekonomi dengan membuat usaha, tanpa meninggalkan kodrat dirinya sebagai ibu rumah tangga dengan tetap menjadi seorang ibu untuk keluarganya karena hal tersebut merupakan amanah,” ujarnya.
Habib Alwi juga mengingatkan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan agar perempuan tidak tertinggal dan mampu memberikan kontribusi pemikiran melalui program-program yang bermanfaat.
Musda WIA Halsel tersebut turut dihadiri Direktur Badan Usaha Milik Alkhairaat (BUMA) yang juga Sekretaris Jenderal Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Lidya Assegaf; Sekretaris Umum Yayasan Alkhairaat, H. Asgar Bashir Khan; perwakilan Komda Halsel; Ketua TP-PKK Halsel; perwakilan Banaat Alkhairaat Halsel; Sekretaris Jenderal IKAAL Provinsi Maluku Utara; sejumlah organisasi perempuan; serta tokoh masyarakat setempat.
