POSO, MAL – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Poso memperkuat kompetensi para Mantri melalui program pendidikan performing untuk meningkatkan kualitas pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang berlangsung sehari di Hotel Ancyra Poso itu, diikuti para Mantri di wilayah supervisi BRI Poso, Senin (5/10).
Pembekalan mencakup pemanfaatan ekosistem digital BRI, penggunaan aplikasi BRISPOT, budaya antikorupsi, kode etik jabatan, hingga pelayanan prima.
Pemimpin Cabang BRI Poso, Nofiar Jakananda, mengatakan Mantri merupakan ujung tombak BRI karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha.
“Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar BRI. Mantri tidak hanya harus cakap melakukan analisis kredit, tetapi juga mampu menjadi konsultan keuangan yang solutif bagi para pelaku usaha,” ujar Nofiar.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, serta kehati-hatian dalam menjalankan tugas, terutama di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis.
“Mantri BRI harus siap mendampingi nasabah, memanfaatkan aplikasi BRISPOT secara maksimal, dan tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” tegasnya.
Melalui pembekalan tersebut, BRI Poso menargetkan peningkatan kualitas penyaluran kredit sekaligus memperluas literasi dan inklusi keuangan hingga ke wilayah perdesaan.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan komitmen bersama para Mantri untuk mencapai target triwulan dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan yang sehat.
