PALU, MAL — Pengurus Besar Alkhairaat Majelis Pendidikan menerima kunjungan dari Inspirasi Melintas Zaman (IMZ), sebuah lembaga social enterprise yang bergerak di bidang kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai spiritual.
Sekretaris Majelis Pendidikan PB Alkhairaat, Ustad Ahmad Hadi Rumi, Jumat (4/9), mengatakan kedatangan perwakilan IMZ, Nugroho, yang merupakan peneliti dalam kelembagaan IMZ, selain untuk bersilaturahmi juga untuk melihat secara dekat kelembagaan Alkhairaat yang memiliki cabang pendidikan tersebar, khususnya di Indonesia Timur.
“Nugroho ini datang ke Sulawesi Tengah dan mendapat arahan dari Kepala Kanwil Agama Sulteng untuk mengetahui lebih dekat kelembagaan Alkhairaat,” kata Ustad Hadi.
Menurutnya, selama ini Nugroho mungkin hanya mendengar dan mengetahui Alkhairaat secara sepintas. Karena itu, ketertarikannya untuk melihat langsung kelembagaan Alkhairaat diwujudkan dengan datang ke perguruan Alkhairaat.
Ustad Hadi menambahkan, diskusi kemudian berlanjut pada upaya mengajak masyarakat untuk berzakat serta peran Alkhairaat sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang memiliki potensi untuk membentuk dan mengelola gerakan zakat.
“Pemikirannya tentu sangat sejalan dengan rencana PB Alkhairaat yang akan membentuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alkhairaat. Namun, hal ini masih perlu dilakukan pendalaman dan kajian, sehingga LAZAL nantinya menjadi sebuah kekuatan umat sesuai tujuannya,” ujar Ustad Hadi.
Pihak IMZ, kata Ustad Hadi, siap memberikan pelatihan dan penguatan bagi amil LAZAL agar mampu mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sesuai dengan syariat Islam.
Terkait rencana tersebut, tim yang nantinya dibentuk juga akan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) sebagai lembaga yang berperan dalam pengelolaan dan pembinaan perzakatan nasional, termasuk dalam kaitannya dengan lembaga amil zakat (LAZ).
“Pak Nugroho yang datang pada Kamis, 3 September 2026, juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua,” kata Ustad Hadi.
Usai diskusi, Nugroho berziarah ke makam Guru Tua. Pihak PB Alkhairaat juga meminta profil perusahaan (company profile) IMZ untuk selanjutnya dipertimbangkan kemungkinan pelaksanaan pelatihan amil Alkhairaat apabila LAZAL terbentuk, termasuk penerapan SOP pengelolaan zakat yang telah tersistem.*
