PALU, MAL – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Pusat dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Setya Rezki Ramadhan, siswa kelas IX IPA 1, berhasil meraih Juara II dalam kompetisi yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai sekolah dan madrasah di Sulawesi Tengah tersebut.
Atas prestasi itu, pihak madrasah memberikan penghargaan kepada Setya sebagai bentuk apresiasi atas capaian yang telah mengharumkan nama MA Alkhairaat Pusat.
Kepala MA Alkhairaat Pusat, Andi Bunga Singkerru, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih anak didiknya.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa, bimbingan intensif para guru pembimbing, serta dukungan seluruh civitas akademika madrasah.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih siswa kami di tingkat provinsi. Ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan, khususnya dalam pendalaman bahasa Arab di MA Alkhairaat Pusat, mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Andi Bunga.
Ia menegaskan, pencapaian tersebut tidak boleh berhenti pada sebuah penghargaan. Prestasi itu diharapkan menjadi motivasi bagi Setya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya, sekaligus menginspirasi siswa lainnya.
Senada dengan itu, Wakil Kamad MA Alkhairaat Pusat bidang Kesiswaan, Yasin Bata, mengatakan penghargaan dan apresiasi akan terus diberikan kepada siswa dan siswi yang berhasil mengharumkan nama madrasah.
“Langkah ini diharapkan dapat terus memupuk ekosistem dan budaya berprestasi di lingkungan madrasah, sehingga siswa terus terpacu meningkatkan kemampuan dan mampu bersaing dengan sekolah lainnya,” ujarnya.
Menurut Yasin, prestasi tersebut semakin mengukuhkan MA Alkhairaat Pusat sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, sekaligus menjaga tradisi pembelajaran bahasa Arab yang menjadi salah satu ciri khas Perguruan Alkhairaat.
OBA merupakan kompetisi bahasa Arab yang diikuti peserta dari berbagai sekolah dan madrasah di Sulawesi Tengah. Kompetisi tersebut menguji kemampuan peserta dalam penguasaan bahasa Arab secara komprehensif.
