PALU, MAL – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, menghadiri Syukuran dan Temu Kangen dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 SMP Negeri 1 Palu pada Sabtu (29/8) di halaman sekolah setempat.

Kegiatan ini mempertemukan keluarga besar sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga alumni dari berbagai angkatan.

Hardi menilai usia 72 tahun bukanlah perjalanan singkat dalam dunia pendidikan.

“Dari sekolah ini telah lahir begitu banyak generasi yang kemudian mengabdi dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan, baik di pemerintahan, dunia pendidikan, dunia usaha, profesi, maupun di tengah masyarakat,” kata Hardi.

Peringatan HUT ke-72 SMP Negeri 1 Palu ini, menurutnya, bukan sekadar tentang bertambahnya usia sekolah. Ini adalah momentum untuk menghargai sejarah, mengenang perjalanan, mensyukuri pencapaian, sekaligus meneguhkan komitmen dalam menatap masa depan.

Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, yakni “Mengukir Prestasi, Menjalin Kebersamaan, Menginspirasi Generasi,” dinilai sangat tepat dan memiliki makna mendalam bagi perjalanan SMP Negeri 1 Palu.

Hardi menjelaskan bahwa mengukir prestasi berarti seluruh keluarga besar sekolah tidak boleh berhenti pada pencapaian yang telah diraih, melainkan harus termotivasi untuk terus melahirkan prestasi-prestasi berikutnya.

Sementara menjalin kebersamaan merupakan kesadaran bahwa kemajuan sekolah tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja. Hal ini membutuhkan kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, orang tua, alumni, pemerintah, dan seluruh masyarakat.

“Sedangkan menginspirasi generasi berarti setiap generasi yang pernah menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Palu memiliki tanggung jawab untuk memberikan teladan dan menjadi bagian dari proses membangun generasi berikutnya,” ujarnya.

Hardi juga menilai bahwa kekuatan besar SMP Negeri 1 Palu tidak hanya terletak pada gedung maupun fasilitas yang dimiliki. Kekuatan utama ada pada sumber daya manusia serta ikatan kekeluargaan yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Melalui kegiatan temu kangen ini, para alumni dari berbagai angkatan kembali dipertemukan dengan teman-teman masa sekolah.

Berbagai kenangan masa lalu pun kembali hadir, mulai dari kebersamaan di ruang kelas hingga pengalaman-pengalaman sederhana yang kini menjadi kenangan indah.

Ia menyebut sekolah bukan sekadar tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Sekolah juga menjadi tempat membangun karakter, persahabatan, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan.

Para alumni, lanjut Hardi, memiliki pengalaman, pengetahuan, jaringan, serta berbagai latar belakang profesi yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Palu.

“Saya ingin anak-anak kita melihat bahwa orang-orang yang dahulu belajar di sekolah ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Itulah bentuk inspirasi yang sesungguhnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hardi juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah memberikan pengabdian terbaik dalam mencerdaskan generasi bangsa. Setiap ilmu, nasihat, serta karakter yang ditanamkan oleh seorang guru akan menjadi bagian penting dari masa depan peserta didik.

“Menjadi guru adalah sebuah pengabdian yang luar biasa. Mungkin guru tidak selalu melihat secara langsung hasil dari setiap perjuangannya, tetapi yakinlah bahwa setiap ilmu dan nilai baik yang diberikan akan menjadi bagian dari perjalanan hidup anak-anak kita,” tutur Hardi.

Kepada para siswa-siswi SMP Negeri 1 Palu, Hardi berpesan agar tidak pernah merasa kecil karena masih berusia muda. Generasi muda saat ini merupakan generasi yang akan menentukan wajah Kota Palu pada masa mendatang.

Dia mengajak para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang baik, menghormati guru dan orang tua, menggunakan teknologi secara bijak, serta berani memiliki mimpi besar yang diperjuangkan melalui kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab.

Pemerintah Kota Palu, kata Dia, memiliki komitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan. Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada pembangunan sumber daya manusia.

Pemerintah berharap sekolah-sekolah di Kota Palu tidak hanya menghasilkan anak-anak yang cerdas secara akademik. Harapan tersebut juga mencakup generasi yang memiliki karakter, kreativitas, kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan zaman.

Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin pesat, generasi muda juga diharapkan tetap memegang teguh karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kita ingin generasi Kota Palu menjadi generasi yang cerdas dan berdaya saing, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Hardi.

Menutup sambutannya, Hardi mengajak seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Palu untuk menjadikan peringatan 72 tahun perjalanan sekolah tersebut sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan. Yang telah berprestasi diharapkan terus mempertahankan dan meningkatkan pencapaiannya, yang telah berhasil diharapkan berbagi pengalaman dan menginspirasi, sementara generasi muda perlu dipersiapkan menjadi penerus yang lebih hebat.

“Atas nama Pemerintah Kota Palu, sekali lagi saya mengucapkan selamat HUT ke-72 SMP Negeri 1 Palu. Semoga SMP Negeri 1 Palu semakin maju, semakin berprestasi, semakin kuat kebersamaannya, dan terus melahirkan generasi-generasi terbaik yang mampu membawa nama baik sekolah, keluarga, dan Kota Palu,” tuturnya.

Hardi juga berharap para alumni senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan, para guru diberikan kekuatan dalam menjalankan pengabdian, serta seluruh siswa diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita. ***