PARIGI MOUTONG, MAL – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengecek ulang kegiatan yang telah direncanakan.
Langkah ini dilakukan setelah Pemkab Parimo menerima pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah, bertujuan meminimalkan kesalahan dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan.
Permintaan tersebut disampaikan Erwin Burase saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BPKP Sulteng, Agus Yulianto, di ruang kerja Bupati Parimo pada Kamis, 27/08.
Pengecekan ulang ini dianggap krusial untuk memastikan pelaksanaan program selaras dengan regulasi yang berlaku serta meminimalkan potensi kesalahan dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
“Kami sangat menyambut baik pendampingan ini. Saya minta seluruh jajaran Pemkab Parigi Moutong aktif berkonsultasi dan berkoordinasi dengan BPKP. Ini adalah langkah antisipatif untuk meminimalkan kesalahan serta memastikan roda pemerintahan berjalan di jalur yang benar,” kata Erwin Burase.
Sementara itu, Agus Yulianto menekankan pentingnya evaluasi terhadap seluruh program kerja daerah, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Menurutnya, setiap kegiatan perlu ditelaah secara rinci agar penggunaan anggaran menghasilkan keluaran yang jelas, terukur, dan sesuai dengan visi pembangunan daerah.
“BPKP siap memberikan pendampingan penuh dan menjadi mitra konsultasi bagi Pemkab Parigi Moutong. Kami ingin memastikan seluruh proses perencanaan hingga eksekusi program berjalan tertib, tepat, dan taat pada regulasi,” ujar Agus Yulianto.
Dalam pertemuan tersebut, BPKP Sulteng juga menyerahkan dokumen evaluasi strategis kepada Bupati Parimo sebagai bagian dari tindak lanjut pengawasan.
Pemkab Parimo dan BPKP Sulteng selanjutnya akan memperkuat koordinasi dalam mengawal program pembangunan agar tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan hasil yang terukur bagi masyarakat melalui pendampingan BPKP yang berkelanjutan. ***
