JAKARTA, MAL – Situasi di bawah Flyover Slipi, Jakarta Barat, masih sempat chaos pada Jumat, 28 Agustus 2026 pagi, setelah kerumunan massa bertahan di sekitar Slipi, Petamburan, dan jalur rel Palmerah–Tanah Abang.

Polisi menembakkan gas air mata dari atas flyover untuk mengendalikan kerumunan, sementara perjalanan KRL Commuter Line dan akses sejumlah gerbang Tol Dalam Kota sempat dihentikan sementara.

Hingga sekitar pukul 05.19 WIB, massa masih terlihat di kawasan tersebut. Kondisi itu merupakan lanjutan dari aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 di sekitar DPR/MPR RI yang berlanjut hingga dini hari.

Unggahan warga pada sekitar pukul 05.19 WIB menyebut kondisi di bawah Flyover Slipi masih “full chaos” dan terjadi bentrokan. Warga juga membagikan imbauan keselamatan melalui media sosial dengan tagar #WargaJagaWarga.

Kondisi tersebut berdampak pada perjalanan kereta. KAI Commuter pada pukul 04.50 WIB menyampaikan perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang masih menunggu kondisi aman untuk dapat diberangkatkan.

“Saat ini perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang-Rangkasbitung PP masih menunggu kondisi aman untuk dapat diberangkatkan karena adanya kerumunan di sekitar jalur Palmerah–Tanah Abang,” kata KAI Commuter.

Pada sekitar pukul 05.30 WIB, perjalanan KRL masih menunggu kondisi aman. Penumpang diimbau mengikuti arahan petugas demi keselamatan.

“Demi keselamatan dan keamanan pengguna Commuter Line, pada pukul 04:50 WIB perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang PP masih menunggu aman untuk dapat diberangkatkan,” ujar KAI Commuter.

Sejumlah warga yang berada di kawasan Palmerah juga melaporkan perjalanan kereta hanya sampai Stasiun Palmerah. Kondisi tersebut terjadi ketika massa masih berada di sekitar jalur rel Palmerah–Tanah Abang.

Selain perjalanan kereta, akses masuk sejumlah gerbang Tol Dalam Kota juga sempat ditutup mulai sekitar pukul 05.01–05.02 WIB. Gerbang yang terdampak antara lain GT Cawang, GT Tebet, GT Kuningan, GT Senayan, GT Angke 2, GT Jalembar 2, GT Tanjung Duren, GT Slipi 2, dan GT Pejompongan arah Cawang.

Selama penutupan, pengendara diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Tol Layang Ir Wiyoto Wiyono atau JORR. Sejumlah pengendara dari arah Bendungan Hilir menuju Palmerah dan Tentara Pelajar juga dilaporkan harus putar balik di kawasan Pejompongan.

Situasi kemudian berangsur normal. Pada pukul 06.01 WIB, PT Jasa Marga menyampaikan seluruh akses Tol Dalam Kota kembali dibuka.

“06.01 WIB #Tol_DalamKota kendaraan menuju Ruas Tol Dalam Kota DIBUKA, lajur terbuka, lalu lintas Normal,” kata PT Jasa Marga.

Perjalanan KRL juga kembali dipulihkan. Pada pukul 06.10 WIB, KAI Commuter menyampaikan perjalanan Commuter Line dari dan menuju Tanah Abang sudah dapat melintas.

“Pukul 06:10 WIB Perjalanan Commuter Line dari dan tujuan Tanah Abang saat ini sudah dapat melintas, dan KA 1623 (Rangkasbitung-Tanah Abang) sebagai KA pertama yg melintas di lokasi,” ujar KAI Commuter.

Pada pukul 06.43 WIB, perjalanan KRL dilaporkan kembali normal. KAI Commuter tetap mengimbau pengguna mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas.

Dengan demikian, kondisi di kawasan Flyover Slipi sempat belum kondusif pada dini hari hingga pagi, dengan kerumunan massa dan penembakan gas air mata. Namun, akses Tol Dalam Kota telah dibuka kembali pada pukul 06.01 WIB dan perjalanan KRL kembali normal pada pukul 06.43 WIB.