POSO, MAL – Polres Poso secara serentak mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman bawang putih di Desa Maholo, Kecamatan Lore Utara, pada Rabu (19/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan swasembada bawang putih yang melibatkan 14 wilayah Polda di Indonesia, dipimpin langsung oleh Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar.
Penanaman bawang putih di Poso dilakukan di lahan seluas 1 hektare dengan menggunakan 300 kilogram bibit. Selain Kapolres Poso, acara ini turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Poso Ny. Ivi Londar, jajaran Forkopimda, serta masyarakat setempat. Program dukungan Polres Poso ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan.
“Saat ini kita tidak hanya menanam bawang putih, tetapi menanam harapan untuk kemandirian pangan bangsa,” kata AKBP Londar.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian ini menargetkan total lahan 279,5 hektare di 59 Polres, melibatkan lebih dari 2.000 petani di seluruh Indonesia. Di Sulawesi Tengah, program Polres Poso untuk ketahanan pangan ini dipusatkan di tiga kabupaten, termasuk Poso.
Kapolres Londar menjelaskan bahwa dukungan terhadap petani merupakan bagian integral dari peran Polri dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Keamanan bukan hanya soal menindak kejahatan, tetapi juga memastikan masyarakat sejahtera dan sehat,” tegasnya.
Selain penanaman, Polres Poso juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani Sukamakmur di Desa Mekarsari, Kecamatan Lore Timur. Warga juga mendapatkan bantuan sembako serta layanan kesehatan gratis dari Tim Dokkes Polres Poso, menegaskan komitmen Polres Poso dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan.
“Kami berharap program ini menjadi langkah konkret mengurangi ketergantungan bawang putih impor dan memperkuat ketahanan pangan dari daerah,” tutup Kapolres Londar.
