PALU, MAL – Dinamika internal DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah kembali mencuat. Hingga Senin (3/8), baru empat pengurus dipastikan menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan partai.
Dari enam pengurus yang diberitakan sebelumnya, empat orang telah menyampaikan pengunduran diri melalui surat tertulis, sedangkan dua lainnya menyatakan mundur melalui pernyataan di grup WhatsApp internal.
Berdasarkan konfirmasi diperoleh, empat pengurus tersebut ialah Ferry Anwar (Sekretaris DPW), Hadijah Hanamah (Wakil Bendahara Pengelolaan Dana dan Aset), Masrifan Ranroe Muchsen (Wakil Ketua Bidang Hubungan Legislatif), dan Salahuddin (Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik).
Sementara itu, dua nama yang sebelumnya disebut dalam informasi awal, yakni Moh. Fahruddin Yunus (Bendahara DPW) dan Viktor (Wakil Ketua Bidang Digital dan Siber), belum dipastikan mengundurkan diri.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Arman, saat dikonfirmasi pada Senin (3/8), membenarkan adanya pengunduran diri sejumlah pengurus.
“Dari enam orang yang diberitakan mengundurkan diri, baru empat orang yang secara tegas menyatakan mundur. Dua orang mengirimkan surat pengunduran diri secara tertulis, sedangkan dua lainnya menyatakan mundur melalui pernyataan di grup WhatsApp,” kata Arman.
Ia menyebutkan, empat pengurus yang telah menyatakan mundur tersebut adalah Ferry Anwar, Hadijah Hanamah, Masrifan Ranroe Muchsen, dan Salahuddin.
Menurut Arman, keputusan setiap kader terkait pilihan politik merupakan hak pribadi yang harus dihormati.
“Pada prinsipnya, keputusan setiap orang terkait pilihan politiknya harus dihormati,” ujarnya.
Pengunduran diri para pengurus tersebut terjadi di tengah menghangatnya dinamika internal DPW NasDem Sulawesi Tengah setelah kehadiran sejumlah kader dan pengurus dalam kegiatan pengukuhan Ahmad Ali Center (AAC) beberapa waktu lalu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari keempat pengurus yang mengundurkan diri mengenai alasan rinci di balik keputusan mereka.
Salah satu pengurus di hubungi melalui nomor 0811 4585 XXX Salahudin belum memberilkan respon meski nada panggilan berdering masuk.
