PALU, MAL – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Amar, resmi menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 dengan mengajak seluruh mahasiswa baru membangun semangat persatuan dan kebersamaan sejak hari pertama memasuki dunia kampus.
Penutupan PKKMB dilakukan dengan mengunjungi 11 fakultas di lingkungan Universitas Tadulako, Kamis (30/7).
Dalam kegiatan tersebut, Rektor didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni bersama seluruh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Prof. Amar menegaskan bahwa keberagaman latar belakang mahasiswa merupakan kekuatan yang harus dijaga dalam semangat kekeluargaan.
“Perbedaan yang ada di Universitas Tadulako bukan untuk memisahkan kita, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. Saya ingin seluruh mahasiswa baru merasa menjadi bagian dari satu keluarga besar Untad yang saling mendukung untuk meraih prestasi,” ujar Prof. Amar.
Menurutnya, kebersamaan yang dibangun sejak awal perkuliahan akan menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik sekaligus saat mengabdi kepada masyarakat.
Rektor juga mengajak mahasiswa baru menjalin komunikasi yang terbuka dengan pimpinan universitas. Ia menegaskan kampus harus menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh civitas akademika.
“Jangan pernah berpikir rektor atau pimpinan kampus sulit ditemui. Kami semua pernah menjadi mahasiswa. Karena itu, tidak boleh ada sekat antara mahasiswa dengan pimpinan. Kampus ini adalah rumah kita bersama,” katanya.
Selain menanamkan semangat persatuan, Prof. Amar mengingatkan mahasiswa agar menjadikan pembentukan karakter sebagai bagian penting dari proses pendidikan di perguruan tinggi.
“Ilmu pengetahuan sangat penting, tetapi karakter jauh lebih menentukan masa depan seseorang. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kepedulian terhadap sesama,” pesannya.
Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran, meningkatkan kreativitas, dan melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengingatkan mahasiswa agar menjadi teladan di lingkungan sekitar dengan mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban, menghormati kearifan lokal, serta menghindari perilaku yang dapat mengganggu kenyamanan publik.
Menurut Prof. Amar, pendekatan yang hangat merupakan bagian dari upaya membangun rasa memiliki terhadap almamater sejak awal mahasiswa bergabung di Untad.
“Saya ingin mahasiswa baru merasa nyaman berada di kampus ini. Ketika ada kedekatan dan rasa memiliki terhadap almamater, mereka akan lebih percaya diri untuk belajar, berprestasi, dan bersama-sama membangun Universitas Tadulako menjadi semakin maju,” tuturnya.
Dengan berakhirnya PKKMB 2026, mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan kehidupan akademik, menjaga persatuan, menjunjung tinggi karakter, serta menjadi generasi unggul yang membawa nama baik Universitas Tadulako di tingkat nasional maupun internasional.
