PALU, MAL – Komunitas Gardu Domino Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan Turnamen Gubernur Cup 2026 “Berani Domino” akan berlangsung meriah pada 17–20 Agustus di Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu. Ajang ini, yang menjadi bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, menawarkan total hadiah Rp70 juta dan diharapkan menjadi wadah silaturahmi pecinta olahraga domino dari berbagai daerah.
Mengusung tema “Domino Merdeka”, kejuaraan ini akan memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Tengah dengan peningkatan total hadiah menjadi Rp70 juta dari rencana awal Rp50 juta. Penambahan ini menunjukkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk pengembangan olahraga masyarakat dan pembinaan atlet berprestasi.
Kepastian penyelenggaraan Turnamen Gubernur Cup 2026 tersebut didapatkan setelah panitia diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di ruang kerjanya pada Kamis, 30/07. Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi inisiatif Komunitas Gardu Domino Sulteng dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan.
“Alhamdulillah, saya baru saja menerima panitia Gubernur Cup 2026 Berani Domino. Insya Allah turnamen ini akan dilaksanakan mulai 17 Agustus 2026 dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Saya mengajak seluruh pecinta domino di Sulawesi Tengah untuk ikut berpartisipasi, bertanding secara sportif, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan,” kata Gubernur Anwar Hafid.
Menurut Gubernur, olahraga domino memiliki nilai kebersamaan yang kuat dan berpotensi menjadi media untuk mempererat persatuan masyarakat, asalkan diselenggarakan secara tertib, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) sekaligus Ketua Komunitas Gardu Domino Sulteng, Andi Ridwan Bataraguru, menyatakan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan demi kesuksesan Turnamen Gubernur Cup 2026 dan pengalaman terbaik bagi peserta.
Antusiasme masyarakat terhadap Turnamen Gubernur Cup 2026 sangat tinggi, dengan sekitar 500 pasangan telah mendaftar hingga akhir Juli 2026, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran pada 12 Agustus 2026.
“Turnamen ini bukan sekadar memperebutkan hadiah maupun Piala Gubernur. Lebih dari itu, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh komunitas domino, memperkuat tali persaudaraan, sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat. Karena itu, seluruh sistem pertandingan akan dikelola secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip fair play sehingga setiap peserta dapat bertanding dengan nyaman dan penuh rasa hormat,” kata Andi Ridwan Bataraguru.
Andi Ridwan menambahkan, ia berharap Turnamen Gubernur Cup 2026 dapat menjadi agenda tahunan olahraga domino di Sulawesi Tengah, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, dan memperkenalkan domino sebagai olahraga rekreasi yang menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua Panitia, Umar MS, menegaskan bahwa seluruh perangkat pelaksana telah bekerja maksimal untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana, mulai dari persiapan arena pertandingan, sistem kompetisi, hingga pelayanan peserta untuk Turnamen Gubernur Cup 2026 ini.
“Seluruh panitia telah bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kami ingin menghadirkan turnamen yang tertib, profesional, dan berkelas sehingga seluruh peserta maupun tamu yang hadir dapat merasakan kenyamanan selama mengikuti Gubernur Cup 2026. Kami juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sukses. Kami mengajak seluruh pecinta domino dari berbagai daerah untuk bersama-sama menyukseskan ajang ini dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan,” ujar Umar MS.
Panitia memastikan seluruh pertandingan akan dipimpin oleh perangkat profesional untuk menjamin kualitas dan objektivitas kompetisi. Pendaftaran dibuka sejak 24 Juli hingga 12 Agustus 2026 dengan biaya registrasi Rp100.000 per pasangan.
Dengan mengusung semangat “Domino Merdeka”, Turnamen Gubernur Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu ajang olahraga rakyat terbesar di Sulawesi Tengah, tidak hanya sebagai wadah kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat sportivitas dalam menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
