MOROWALI, MAL – Polres Morowali terus mengusut kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Dari hasil penyelidikan, polisi mengaku telah mengantongi identitas para terduga pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang.

Wakapolres Morowali, Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, SH, mengatakan penyidik telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan sesuai prosedur setelah peristiwa yang terjadi, Sabtu (25/7) sekitar pukul 22.30 Wita itu.

“Polres Morowali telah melakukan rangkaian penyelidikan, mulai dari mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), menerima laporan polisi, mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi, mengumpulkan barang bukti, hingga memeriksa tujuh orang saksi,” ujar Raka dalam keterangannya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi, penyidik telah mengidentifikasi para terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, penyidik telah mengantongi identitas terduga pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan dari lokasi kejadian,” katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat mengalami kekerasan berupa pemukulan menggunakan kepalan tangan yang dilakukan oleh para pelaku. Meski demikian, polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap seluruh fakta dan pihak yang terlibat.

Wakapolres menegaskan, Polres Morowali berkomitmen menuntaskan pengungkapan perkara tersebut serta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Apabila terjadi tindak pidana, kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Polres Morowali berkomitmen mengungkap peristiwa ini,” tegas Raka. *