BANGGAI, MAL – Alfamidi Cabang Palu baru-baru ini menggelar sosialisasi dan kurasi UMKM di Pasar Simpong, Kabupaten Banggai.

Kegiatan ini melibatkan 35 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan tujuan utama meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar ritel modern, di mana 9 produk berhasil lolos ke tahap administrasi lanjutan.

Program sosialisasi ini merupakan bagian integral dari komitmen Alfamidi dalam mendukung pengembangan UMKM daerah.

Edukasi yang diberikan mencakup aspek penting seperti pengemasan produk, perizinan edar, pelabelan, kualitas, dan kelayakan distribusi. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari tim Corporate Communication dan Departemen Merchandise (MD) Cabang Palu terkait standar produk yang dapat dipasarkan melalui jaringan toko Alfamidi.

Proses kurasi ini menargetkan berbagai kategori produk UMKM, mulai dari makanan olahan, minuman, hingga produk kemasan lokal yang beragam. Sebanyak sembilan produk terpilih berhasil memenuhi kriteria awal yang ditetapkan, dan saat ini sedang dalam proses administrasi untuk mempersiapkan diri agar dapat dipasarkan secara resmi melalui jaringan Alfamidi di masa mendatang.

“Alfamidi terus berkomitmen membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM lokal. Kegiatan sosialisasi dan kurasi ini menjadi langkah nyata kami dalam memastikan produk daerah dapat bersaing dan memenuhi standar ritel modern,” kata Zaldy Hidayat, Branch Manager Alfamidi Cabang Palu.

“Kegiatan ini sangat membantu kami memahami standar produk yang dibutuhkan untuk bisa masuk ke Alfamidi. Pendampingan langsung dari tim membuat kami lebih percaya diri untuk meningkatkan kualitas produk,” ungkap Wike Mariani, salah satu peserta.

“Harapan kami, produk lokal Banggai bisa semakin dikenal dan memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan melalui jaringan Alfamidi,” tambah Nur Ana, peserta lainnya.

Inisiatif ini merupakan bagian dari roadmap pengembangan UMKM Alfamidi tahun 2026 yang sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan adanya proses kurasi dan pendampingan, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan standar kualitas produk mereka sehingga memiliki daya saing yang lebih baik di pasar modern, salah satunya dengan masuk ke jaringan Alfamidi.

Alfamidi menargetkan kegiatan serupa untuk diperluas ke wilayah lain di Sulawesi Tengah. Hal ini sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pemberdayaan UMKM. Proses administrasi untuk sembilan produk yang lolos kurasi ini akan menjadi tahap lanjutan krusial sebelum produk-produk tersebut resmi tersedia di jaringan toko Alfamidi. ***