PALU – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman, menutup kegiatan pembinaan dan pelatihan qori-qoriah tahap I dan II, Kamis (04/06).
Usman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan program pembinaan dan pelatihan tersebut.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama mempersiapkan kafilah terbaik Kota Palu menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sigi tahun ini.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi dan penghargaan, melainkan juga sarana dakwah dan syiar Islam yang mampu menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an.
Oleh karena itu, kata dia, pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan tilawah, tahfiz, maupun cabang-cabang lomba lainnya, tetapi juga bertujuan membentuk karakter Qur’ani yang berakhlak mulia, disiplin, rendah hati, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dia berharap, seluruh peserta yang telah mengikuti pembinaan dapat terus menjaga semangat belajar, meningkatkan kualitas bacaan, memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an, serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih hasil terbaik pada MTQ tingkat provinsi mendatang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pelatih dan pembina yang telah memberikan dedikasi, kesabaran, dan komitmen dalam membimbing para peserta selama proses pembinaan berlangsung.
“Semoga segala ikhtiar yang dilakukan menjadi amal jariyah dan mendapat balasan terbaik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” lanjutnya
Pemerintah Kota Palu, kata Usman, berkomitmen untuk terus mendukung program-program pembinaan keagamaan, termasuk pengembangan potensi generasi Qur’ani.
“Yakinlah bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan yang dimiliki, tetapi juga oleh kesungguhan, kerja keras, doa, dan keikhlasan dalam berjuang,” tuturnya. ***

