DONGGALA – Komisi I DPRD Kabupaten Donggala melakukan kunjungan konsultasi ke Kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM RI di Jakarta, Selasa (12/05).

Ketua Komisi I DPRD Donggala, Mohammad Irvan, menjelaskan, konsultasi tersebut bertujuan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan pertambangan yang terjadi di Donggala.

Salah satu yang menjadi tujuan konsultasi adalah memastikan alur birokrasi dan regulasi pertambangan sejalan dengan target peningkatan PAD dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB)

“Banyak hal yang telah kami sampaikan, salah satu poin penting dari isi konsultasi kami adalah bagaimana penerimaan Pajak dari sektor MBLB ini dapat berjalan lancar dan aman,” katanya, dihubungi, Kamis (14/05).

Irvan berharap, melalui koordinasi langsung dengan Kementerian ESDM, pengawasan terhadap perusahaan tambang di wilayah Donggala dapat lebih diperketat.

Hal ini, lanjut dia, bertujuan agar tidak ada kebocoran pajak dan memastikan bahwa setiap aktivitas produksi memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Selain masalah pajak, pertemuan tersebut juga menyentuh aspek legalitas dan kepatuhan perusahaan terhadap aturan pertambangan yang berlaku.

“Dengan sistem penerimaan yang lancar dan aman, diharapkan iklim investasi pertambangan di Donggala tetap kondusif sekaligus mampu menyejahterakan masyarakat setempat melalui peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Turut mendampingi konsultasi tersebut bersama sejumlah pimpinan dan anggota legislatif lainnya. Kepala serta Kepala Bidang dari Badan Pendapatan (Bapenda) Kabupaten Donggala guna menyinkronkan data teknis terkait pungutan sektor pertambangan. ***