DONGGALA – Kabupaten Donggala kembali menerima bantuan masyarakat (Banmas) sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2026. Seekor sapi jenis Brahman dengan bobot mencapai 850 kilogram dipilih sebagai hewan kurban untuk masyarakat Donggala pada Hari Raya Iduladha tahun ini.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Donggala, Linda Herawati Gonta, mengatakan sapi bantuan Presiden tersebut bernama “Bima” dan dibeli dari peternak lokal asal Desa Ponggerang, Kecamatan Dampelas Pantai Timur.

“Sapi Banmas Presiden Prabowo Subianto bernama Bima. Kami membelinya dari peternak Pak Suradi, warga Desa Ponggerang, Kecamatan Dampelas Pantai Timur,” ujar Linda Herawati kepada media ini, Kamis (14/5/2026).

Linda menjelaskan, proses seleksi sapi kurban dilakukan sejak awal tahun 2026 dengan menyurvei sejumlah peternak di Kabupaten Donggala. Dari hasil penilaian, sapi milik Suradi dinilai paling memenuhi kriteria, baik dari sisi kesehatan, postur tubuh, maupun bobotnya yang mencapai 850 kilogram.

“Dari seluruh peternak yang kami survei, sapi milik Pak Suradi memiliki bobot paling besar, sehat, dan memenuhi seluruh kriteria calon sapi kurban bantuan Presiden,” ungkapnya.

Rencananya, sapi “Bima” akan disembelih di Masjid Khairul Istiqomah, kompleks SMP Negeri 2 Banawa Selatan, Desa Watatu, Kabupaten Donggala.

Menurut Linda, bantuan sapi kurban Presiden untuk Kabupaten Donggala ini merupakan kali kedua diterima masyarakat. Pada tahun 2025 lalu, sapi bantuan Presiden disembelih di salah satu masjid di Desa Batusuya.

“Tahun ini, berdasarkan hasil musyawarah bersama, sapi Bima akan dikurbankan di Masjid Khairul Istiqomah Desa Watatu,” tambahnya.

Program bantuan sapi kurban Presiden tersebut disambut antusias masyarakat karena selain membantu warga, juga menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap peternak lokal di daerah.