MOROWALI – Kapolres Morowali yang baru menjabat, AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang mencatut nama pejabat kepolisian, khususnya Kapolres.

Imbauan ini disampaikan, Kamis (17/7) menyusul potensi penyalahgunaan nama seiring dengan momentum pergantian jabatan di tubuh Polri.

Menurut AKBP Zulkarnain, pergantian pejabat kerap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan yang menyasar masyarakat umum, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah dan swasta.

“Pergantian pejabat sering dijadikan celah oleh pihak-pihak tertentu untuk menipu dengan mengaku sebagai Kapolres atau anggota Polri. Kami mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada pihak yang menghubungi melalui WhatsApp, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya,” tegas Zulkarnain.

Ia menegaskan bahwa tidak ada pejabat kepolisian yang meminta bantuan dalam bentuk uang atau barang kepada masyarakat secara pribadi.

“Jika ada permintaan mencurigakan, segera verifikasi. Masyarakat dapat menghubungi saya langsung di nomor +62 813-6565-1711 atau melalui Call Center 110,” jelasnya.

Kapolres menambahkan bahwa imbauan ini merupakan langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama masa transisi kepemimpinan.

Polres Morowali juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih cermat menyaring informasi dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi tindak penipuan yang meresahkan.

“Tetap waspada dan jangan ragu melapor. Waspadai segala bentuk penipuan digital yang bisa mengganggu rasa aman masyarakat,” tandasnya.