MAL, PALU – Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk melaksanakan Sholat Istisqa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan rahmat berupa hujan, di Lapangan Alkhairaat Pusat, Ahad (8/9).

Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut dilakukan menyusul kondisi Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu dan sekitarnya, yang dilanda kemarau panjang.

Para jamaah yang hadir dengan khusyuk mengikuti setiap rangkaian pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut. Kegiatan ini merupakan agenda Pengurus Besar Alkhairaat melalui Majelis Dakwah. Pelaksanaannya juga merupakan tindak lanjut dari imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah melalui surat edaran agar umat Islam melaksanakan Sholat Istisqa menyikapi kondisi Sulawesi Tengah yang dilanda musim kemarau.

Ustaz Fikri Badjber mengatakan, pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan sholat sunnah muakkadah yang dianjurkan bagi umat Muslim untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan ketika terjadi musim kemarau atau kekeringan.

“Alhamdulillah walaupun persiapan kita tidak terlalu panjang, namun jamaah yang hadir untuk melaksanakan Sholat Istisqa cukup banyak, dan tentunya ini sebagai bentuk kepedulian melihat kondisi saat ini terus melanda Kota Palu dan sekitarnya yang tanpa hujan beberapa bulan terakhir,” kata Ustaz Fikri.

Pelaksanaan Sholat Istisqa ini, lanjutnya, juga merupakan anjuran MUI Sulteng sebagai lembaga rujukan dalam pengambilan keputusan hukum agama bagi masyarakat dan pemerintah.

“Insya Allah dengan dilaksanakannya Sholat Istisqa ini Allah SWT menurunkan rahmat hujannya,” ujar Ustaz Fikri.

Sementara itu, salah seorang jamaah yang mengikuti Sholat Istisqa, Bambang, menyambut baik dilaksanakannya Sholat Istisqa oleh PB Alkhairaat sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diturunkan hujan.

“Sudah hampir beberapa bulan daerah kita ini dilanda musim kemarau dan tentunya dengan pelaksanaan Sholat Istisqa ini Allah SWT menurunkan rahmat-Nya,” kata Bambang.