PALU, MAL – Warga Kecamatan Kulawi Selatan (Kulsel) Kabupaten Sigi, kembali menagih realisasi program “Berani Menyala” yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Keluhan tersebut muncul karena pemadaman listrik masih kerap terjadi hampir setiap hari, ditambah lampu penerangan jalan umum (PJU) yang telah lama tidak berfungsi.
Akibat kondisi tersebut, suasana malam di sejumlah desa di Kulawi Selatan menjadi gelap gulita. Warga bahkan mengaku merasa seperti tinggal di daerah pedalaman karena minimnya penerangan.

Salah seorang warga Desa Gimpu, Andi Beddu, mengatakan pemadaman listrik terjadi hampir setiap hari, bahkan dalam sehari bisa berlangsung dua hingga tiga kali.

”Di sini sedikit-sedikit mati lampu. Menyala sebentar, lalu mati lagi. Kalau padam habis Magrib, biasanya baru menyala lagi menjelang Subuh. Belum lagi lampu jalannya tidak pernah menyala. Kami di Kecamatan Kulawi Selatan seolah tidak pernah diperhatikan. Kalau memang diperhatikan, kondisinya tidak akan seperti ini,” ujar Andi Beddu kepada media ini, Rabu (29/7).

Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, padamnya lampu jalan membuat situasi malam hari menjadi rawan dan tidak nyaman.

“Lampu penerangan jalan sudah lama tidak berfungsi. Malam hari benar-benar gelap. Harusnya persoalan seperti ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Lalu di mana realisasi program unggulan gubernur, Berani Menyala?” tanyanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae membantah anggapan bahwa wilayah Kulawi Selatan sering mengalami pemadaman listrik.

“Ah, tidak betul. Kamu tidak boleh bilang begitu. Saya ini sering bermalam di sana,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Menurut Margaretha Warga Lawua Kecamatan Kulawi Selatan, kalau bupati mengatakan tidak ada pemadaman disini berarti mungkin hanya di rumahnya yang terang, karena di rumah pejabat pasti ada genset.

”Kalau pak bupati bilang tidak pernah mati lampu di sini berarti di rumah pak bupati ada genset. Jadi  setiap hari tidak pernah terlihat gelap,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyatakan akan turun langsung ke Kulawi Selatan bersama Bupati Sigi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Nanti saya bersama Pak Bupati Sigi ke Kulawi Selatan. Kalau memang benar kondisi di sana sering mati lampu, kita akan lihat langsung,” ujar Anwar Hafid di hadapan sejumlah awak media.