Sementara itu, pemerintah terus mempersiapkan agenda resmi peringatan HUT ke-81 RI. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional pada 1 Agustus, dilanjutkan Pidato Kenegaraan Presiden pada 14 Agustus, Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata pada 15 Agustus, hingga Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan peringatan tahun ini dirancang dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.

“Perayaan bulan kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaboratif melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga, serta juga melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya,” kata Juri Ardiantoro.

Pada puncak peringatan 17 Agustus, pemerintah menargetkan lebih dari 8.100 peserta hadir dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka.

“Kami harapkan kegiatan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka pada tanggal 17 ini akan dihadiri oleh setidaknya 8.100 orang sebagai simbol peringatan HUT RI ke-81,” ujar Juri.

Selain upacara kenegaraan, pemerintah juga menyiapkan pesta rakyat di kawasan Monas yang berlangsung sejak pagi hingga malam. Berbagai kegiatan publik dijadwalkan hadir, mulai dari perlombaan khas kemerdekaan, wahana permainan anak, panggung hiburan, pertunjukan drone show, video mapping, drama wayang, hingga kembang api.

Di tengah maraknya konten digital bertema kemerdekaan, masyarakat diimbau tetap mengedepankan akurasi informasi, menghormati simbol negara, serta menggunakan teknologi AI secara bertanggung jawab agar semangat peringatan HUT ke-81 RI tetap sejalan dengan nilai persatuan dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.