PALU – Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengerahkan personel dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026 untuk mengawal dan mengamankan pelaksanaan salat Idul Fitri bagi warga Muhammadiyah di sejumlah titik di Kota Palu, Jumat (20/3).

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik pelaksanaan Salat Idul Fitri Muhammadiyah, di antaranya di kawasan Taman Doyata Palu Selatan, Masjid Al Haq Muhammadiyah, Jalan Suprapto Palu Timur, Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu di Jalan Jabal Nur, serta Masjid Al-Kautsar di Kelurahan Silae.

Sejak pagi hari, personel kepolisian telah disiagakan di lokasi-lokasi tersebut untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Selain melakukan penjagaan, aparat juga membantu pengaturan arus lalu lintas di sekitar area pelaksanaan salat guna mengantisipasi kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

Pengamanan Salat Ied ini merupakan bagian dari rangkaian besar Operasi Ketupat Tinombala 2026, difokuskan pada pengamanan pelaksanaan hari raya dan arus mudik.

Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala 2026, Kompol Reky P.H Moniung, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman, mencegah potensi tindak kriminal, serta memastikan toleransi antarumat beragama di Kota Palu tetap terjaga dengan baik.

“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman, mencegah potensi tindak kriminal, serta memastikan nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Kota Palu tetap terjaga dengan baik,” ujar Reky.

Dalam kesempatan tersebut, Reky juga menyampaikan ucapan selamat bagi warga yang merayakan:

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kepada seluruh umat Muhammadiyah di Kota Palu dan Sulawesi Tengah. Semoga perayaan ini membawa keberkahan, kedamaian, dan mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya.

REPORTER : **/IKRAM