POSO, MAL – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Poso mengadakan Pendidikan Politik bagi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I dan Dapil IV di Hotel Otanaha Poso pada Ahad, 26/07.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi PKS Poso untuk menguatkan kapasitas kader menjelang pemilu dan mempersiapkan pemimpin mumpuni.

Acara Pendidikan Politik tersebut menghadirkan tiga narasumber utama. Mereka adalah Ketua DPD PKS Poso H. Amir Kusa, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Wahidin Paar, serta Sekretaris Achmar Haerullah. Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan wawasan kader dalam berpolitik.

Ketua BP3 PKS Poso, Fadli Rone, menegaskan bahwa pendidikan politik bukan sekadar agenda persiapan pemilu. Ini adalah tanggung jawab partai untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya kader. Menurut Fadli, tujuan pendidikan ini untuk memastikan kader lebih siap lagi berpolitik dan mumpuni saat diminta menjadi pemimpin.

“Ini agenda rutin kami untuk meningkatkan wawasan kader agar lebih siap lagi berpolitik. Bahkan kelak saatnya diminta menjadi pemimpin, kader PKS sudah mumpuni,” kata Fadli Rone.

Fadli menambahkan, keberhasilan sebuah partai politik ditentukan oleh proses pembinaan yang berkelanjutan, jauh sebelum masa kontestasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kader menjadi investasi jangka panjang bagi organisasi. Partai Keadilan Sejahtera melalui DPD Poso berkomitmen pada program ini.

PKS Poso secara konsisten menggelar Pendidikan Politik setiap tiga bulan. Program ini menjangkau seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari ranting, cabang, hingga tingkat daerah sebagai bagian dari sistem kaderisasi partai. Inisiatif ini penting untuk memperkuat peran partai di masyarakat.

“Partai politik tidak hanya mengurusi pemilu. Persiapan menuju pemilu justru jauh lebih penting, karena kualitas kader akan menentukan seberapa besar pengaruh PKS di tengah masyarakat,” tegas Fadli.

Melalui agenda kaderisasi yang berkesinambungan ini, DPD PKS Poso berharap dapat melahirkan kader-kader berkapasitas dan berintegritas. Harapannya, kader siap memimpin serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.