PALU – Pelaksanaan Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri tidak menjadi penghalang bagi rasa cinta dan rindu, meski terpisah jarak yang jauh. Kerinduan untuk hadir dalam suasana gemuruh aura spiritual yang dirasakan masyarakat di Desa Tatakalai, khususnya keluarga besar Alkhairaat, tetap terobati dengan menyaksikan rangkaian acara haul melalui siaran langsung di berbagai media.

Ustada Erna menyampaikan bahwa, keluarga besar Alkhairaat yang ada di Desa Tatakalai Kabupaten Banggai Kepulauan menyaksikan secara daring/siaran langsung Haul ke 58 Guru Tua, melalui layar proyektor di setiap madrasah Alkhairaat.

“Kami keluarga besar Alkhairaat di sini, ingin sekali hadir langsung di acara Haul ke 58 tahun ini, karena jarak yang cukup jauh niat tersebut tidak bisa membersamai dengan seluruh kelurahan besar yang menghadiri di Palu,” kata Uatadza Erna.

Namun dengan teknologi saat ini lanjutnya, pelaksanaan Haul ke 58 dapat disaksikan secara langsung langsung, yang diupayakan oleh pihak panitia Haul, sehingga warga Alkhairaat dapat menyaksikannya.

Erna menambahkan, seluruh tingkatan madrasah Alkhairaat yang ada di Desa Tatakalai di masing-masing sekolah, melakukan nonton bareng menggunakan layar proyektor.

“Terima kasih pada pihak panitia Haul yang telah menyediakan dan membagikan link jaringan untuk menyaksikan pelaksanaan Haul, sehingga kami yang jauh bisa melihat dan mendengarkan penyampaian nasehat serta sejarah singkat perjalanan Guru Tua bersama murid-muridnya,” ujar Erna.

Diketahui, pihak panitia Haul Akbar ke 58 Habib Idrus bin Salim Aljufri, membagikan beberapa link siaran langsung Haul Guru Tua. Hal ini mempermudah abnaulkhairaat yang berhalangan hadir dalam pelaksanaan Haul tersebut.

Link siaran langsung tersebut melalui YouTube Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, YouTube Pemerintah Kota Palu, TVRI di Channel 39 UHF digital Nasional, RRI Pro 4 97,05 MHz Nasional, Radio Alkhairaat (RAL) 95,05 FM dan streaming digital RAL melalui media Kabar Alkhairaat Online.