JAKARTA — Aktor papan atas asal Spanyol, Javier Bardem, menyerukan aksi boikot global terhadap merek perlengkapan olahraga Adidas. Seruan tersebut disampaikan melalu akun Instagram pribadinya menyusul keputusan perusahaan asal Jerman itu yang melibatkan mantan tentara Israel (IDF), Shaliv Biton, sebagai model kampanye sepatu difabel.

“Boikot Adidas,” tulis Bardem singkat dalam unggahannya.

Mengutip laporan The New Arab, aksi boikot ini dipicu oleh rekam jejak Biton yang pernah terlibat dalam operasi militer di Jalur Gaza. Biton kehilangan salah satu kakinya saat bertugas dalam agresi militer tahun 2021 yang menewaskan lebih dari 200 warga Palestina.

Peluncuran kampanye sepatu khusus difabel ini memicu gelombang kritik dari berbagai aktivis dan organisasi pro-Palestina. Jurnalis olahraga Leyla Hamed menilai langkah Adidas tidak sensitif terhadap krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

“Gaza memiliki angka anak dengan amputasi per kapita tertinggi di dunia. Lebih dari 5.000 kasus amputasi terjadi sejak Oktober 2023 akibat serangan militer Israel—tentara yang salah satu anggotanya justru dipilih Adidas sebagai model iklan,” tegas Hamed melalui platform X.

Senada dengan Hamed, komentator politik Guy Christensen dan sejumlah aktivis internasional turut mengecam keputusan tersebut. Mereka menyoroti ketimpangan narasi yang diangkat Adidas di tengah kondisi ribuan anak di Gaza yang kehilangan anggota tubuh akibat pemboman, namun terabaikan oleh perusahaan multinasional.

Data dari UNICEF dan LSM Humanity & Inclusion mencatat bahwa 70 hingga 80 persen pasien di rumah sakit Gaza yang masih berfungsi mengalami amputasi atau cedera tulang belakang. Akibat blokade yang masih berlanjut, tenaga medis setempat saat ini terpaksa membuat kaki palsu rakitan untuk membantu para korban selamat.**