PALU – Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Alumni Alkhairaat (IKAAL) Dr. H. Haerollah M. Arief menyatakan bahwa masyarakat Sulawesi Tengah dan Abnaulkhairaat atau Warga Alkhairaat memiliki tokoh panutan yang menjadi cahaya dalam menuntun jalan kehidupan. Sosok yang akrab dikenal sebagai Guru Tua tersebut dinilai sebagai figur utama yang telah meletakkan dasar-dasar keilmuan, akhlak, serta perjuangan dakwah yang monumental.

“Guru Tua figur telah meletakkan dasar dasar keilmuan, akhlak serta perjuangan dakwah yang monumental,” kata Haerollah, Rabu (25/2) malam.

Haerollah mengatakan Guru Tua sebagai tokoh sentral dalam penyebaran Islam dan pendidikan di kawasan Timur Indonesia. Kontribusi Guru Tua melalui lembaga Alkhairaat telah menjangkau jutaan umat dari Sabang sampai Merauke. Perannya kata dia tidak hanya membangun institusi pendidikan, tetapi juga membentuk karakter dan semangat kebangsaan umat.

Kakankemenag Donggala itu menyebut bahwa Haul ke-58 tahun ini menjadi simbol penghargaan umat atas jasa besar beliau sekaligus momentum untuk membangkitkan kembali semangat pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Menurutnya, peringatan haul ini merupakan momen istimewa untuk kembali mengenang jasa dan keteladanan Guru Tua dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui jalur pendidikan, sosial, dan dakwah.

“Mewariskan nama baik dan keteladanan adalah bentuk keberhasilan hakiki dalam hidup. Haul Guru Tua menjadi wahana untuk menjaga nama baik dan semangat perjuangan beliau agar tetap dikenang dan diteladani oleh generasi abnaulkhairaat,” ujar kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Donggala ini.

Ia berharap, melalui peringatan haul mendatang, masyarakat mampu meneruskan perjuangan Guru Tua secara kontekstual di era saat ini. Di tengah tantangan globalisasi, disrupsi moral, serta melemahnya nilai-nilai spiritualitas di kalangan umat Islam. Diperlukan kata dia pendekatan dakwah yang lebih menyentuh sisi kultural dan emosional umat.

Lebih jauh Ia mengatakan Haul Guru Tua merupakan agenda tahunan yang digelar untuk mengenang perjuangan dan keteladanan ulama dan pendidik yang berpengaruh di kawasan Timur Indonesia . Haul tahun ini menjadi ikhtiar penting bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya warga Alkhairaat.

“Untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan, pendidikan, dan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin yang diwariskan Guru Tua,” tandasnya.