PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid memastikan akan melanjutkan kembali KPN Talaga.
Hal ini disampaikan saat rapat terbatas Kawasan Pangan Nusantara (KPN), di ruang kerja Gubernur, Jumat (08/05).
Rapat terbatas tersebut dalam rangka mendengarkan perkembangan terakhir serta langkah yang akan diambil untuk menindaklanjuti kegiatan di KPN Talaga pasca diresmikan oleh Wakil Presiden KH Maruf Amin, dua tahun lalu.
Rapat dihadiri Wakil Gubernur, Sekprov, Kepala Inspektorat, Kepala Brinda, Kadis Tananan Pangan dan Holtikultura, Bappeda serta M. Ridha Saleh yang diundang secara khusus untuk menjelaskan KPN.
Dalam rapat tersebut, gubernur menekankan pentingnya KPN karena program pangan adalah isu strategis dan menjadi program prioritas nasional.
“Kita berharap dengan dibangunnya kembali KPN ini dapat memperkokoh kemandirian pangan daerah, memberdayakan dan meningkatkan ekonomi petani sekaligus mendorong industrialisasi di pedesaan,” ujar Gubernur Anwar Hafid.
Dalam rapat tersebut M. Ridha Saleh yang juga sebagai TA Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, menjelaskan bahwa perizinan KPN Talaga sudah lengkap.
“Bahkan infrastruktur pendukung seperti jalan dan air sudah tersedia. Lahan yang di-land clearing sudah 200 ha, namun pengelolaanya belum maksimal. Walaupun demikian, para petani di sekitar KPN tetap beraktivitas,” jelas Ridha Saleh.

