POSO, MAL – Kabupaten Poso dipastikan tidak akan ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Morowali, November 2026 mendatang. Hal itu akibat keterbatasan anggaran daerah.

Kepastian itu disampaikan Bupati Poso, dr. Verna Inkiriwang, saat memberikan sambutan pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Poso, Rabu (1/7).

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal daerah.

“Keputusan itu dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat,” kata Verna.

Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini tidak memungkinkan untuk membiayai keberangkatan kontingen Poso ke ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Prioritas anggaran diarahkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak.

Verna mengungkapkan, dampak efisiensi anggaran juga dirasakan di berbagai sektor pemerintahan, termasuk pembiayaan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) yang kini sangat dibatasi.

“Akibat efisiensi anggaran, tidak ada dana. Sedangkan untuk SPPD pegawai, hanya satu dua saja yang ada anggarannya,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah dan pihak terkait menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat mengenai alasan di balik absennya Poso dari Porprov Sulteng 2026.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa keputusan tersebut bukan karena kurangnya komitmen terhadap dunia olahraga.

“Nanti tolong ya, dijelaskan apa penyebabnya, jangan cuma bilang dana tidak ada,” tegas Verna.