PALU, MAL – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako (Untad), Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Untad menggelar bakti sosial berupa layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 7 dan 9 Agustus 2026 ini menjadi wujud pengabdian Universitas Tadulako kepada masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pada hari pertama pelaksanaan, Jumat (7/8), masyarakat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan ibu hamil (antenatal care), pelayanan keluarga berencana (KB) metode kontrasepsi jangka panjang, hingga pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi bagi orang dewasa maupun anak-anak. Seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma oleh tenaga kesehatan lintas profesi.
Direktur Rumah Sakit Pendidikan Untad, dr. Miranti, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai tenaga kesehatan dan organisasi profesi.
“Kegiatan ini melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter gigi, tenaga kesehatan rumah sakit, serta bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Melalui kolaborasi ini kami ingin memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Miranti, layanan kesehatan gigi yang diberikan meliputi pemeriksaan, penambalan gigi, hingga tindakan scaling sesuai indikasi medis. Sementara pada layanan kebidanan, masyarakat memperoleh pemeriksaan kehamilan, konsultasi, serta pelayanan keluarga berencana.
Rangkaian bakti sosial akan berlanjut pada Minggu (9/8) bertepatan dengan puncak Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako dan Expo Untad. Pada kesempatan tersebut, RSP Untad akan menghadirkan layanan sunatan massal (sirkumsisi), pemeriksaan kesehatan dasar, serta pemeriksaan laboratorium dasar yang dipusatkan di area expo.
Miranti menjelaskan, semakin lengkapnya layanan yang diberikan tidak terlepas dari peningkatan fasilitas rumah sakit setelah menempati gedung baru hasil renovasi pascabencana pada November 2025.
Saat ini RSP Untad telah mengoptimalkan pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, poliklinik, serta berbagai layanan spesialis.
“Peningkatan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya kami memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan fasilitas tersebut sekaligus menjadi langkah strategis dalam proses akreditasi rumah sakit. Setelah akreditasi selesai, RSP Untad menargetkan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga layanan rumah sakit dapat diakses lebih luas oleh masyarakat di Kota Palu maupun Sulteng.
“Harapan kami, setelah akreditasi dan kerja sama dengan BPJS dapat terwujud, Rumah Sakit Universitas Tadulako semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menjangkau masyarakat secara lebih luas,” tutupnya.
