PALU, MAL – Manchester City bersiap menghadapi Atlético Madrid dalam laga persahabatan pramusim di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 19.00 WITA.
Pertandingan Manchester City vs Atlético Madrid ini menjadi ujian penting bagi pelatih baru Enzo Maresca yang mencari taktik terbaik dan kesempatan bagi pemain muda seperti Xavier Parker untuk bersinar, sementara Rúben Dias menunjukkan sinyal kepemimpinan.
Di kubu lawan, Lee Kang-in menjadi sorotan lokal yang berpeluang debut di hadapan pendukung negaranya bersama Atlético Madrid. Laga ini merupakan pertandingan terakhir The Citizens dalam tur pramusim Asia sebelum menghadapi Arsenal pada Community Shield.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki kesempatan yang sama. Ia melihat kedatangannya sebagai “reset” bagi skuad.
“Bagi saya, ini adalah reset baru. Semua pemain memulai dari level yang sama,” kata Maresca.
Maresca menambahkan bahwa pramusim akan sedikit menentukan bursa transfer dan pemain harus menunjukkan performa terbaik. Bek City, Rico Lewis, juga menjelaskan bahwa instruksi Maresca sangat langsung, jelas, dan jujur, membantu pemain beradaptasi dengan sistem baru.
Dalam sesi latihan terakhir di Seoul, Xavier Parker, pemain termuda dalam rombongan Manchester City yang berusia 16 tahun, menarik perhatian. Parker mampu mengimbangi kecepatan Antoine Semenyo dalam latihan adu lari, meskipun ia belum tampil dalam dua pertandingan persahabatan sebelumnya.
Rúben Dias menunjukkan gestur kepemimpinan setelah latihan dengan memimpin tepuk tangan kepada pendukung dan mengajak tim berkeliling lapangan untuk menyapa penggemar.
Gestur ini dinilai oleh Manchester Evening News sebagai sinyal bahwa Dias dipersiapkan mengambil peran kapten setelah Bernardo Silva, namun belum ada konfirmasi resmi mengenai penunjukan kapten utama klub.
Maresca juga terlihat memilih sebelas pemain untuk latihan membangun serangan. Nama-nama yang tampak dalam kelompok tersebut antara lain Gianluigi Donnarumma, Rúben Dias, Joško Gvardiol, Mateo Kovacic, Tijjani Reijnders, Phil Foden, Savinho, Antoine Semenyo, dan Omar Marmoush.
Pemilihan ini dapat menjadi petunjuk susunan pemain, tetapi belum dapat dianggap sebagai konfirmasi XI resmi menjelang laga Manchester City vs Atlético Madrid.
Di kubu Atlético Madrid, perhatian tertuju kepada Lee Kang-in. Pemain Korea Selatan tersebut baru bergabung dengan Atlético dan berpeluang menjalani debut di hadapan pendukung negaranya. Maresca menyebut Lee sebagai pemain yang “sangat bagus” dan “fantastis”, serta menilai ia akan memberi kontribusi besar bagi Atlético.
“Lee adalah pemain yang sangat bagus. Fantastis,” kata Enzo Maresca, memuji talenta pemain Korea Selatan tersebut.
Ia menambahkan, “Kami sangat bersemangat untuk bermain melawan Atlético Madrid secara umum, melawan dia, dan melawan pemain-pemain baru mereka yang lain. Sekali lagi, saya yakin dia akan sangat bagus untuk Atlético Madrid.”
Beberapa pemain kunci, seperti Erling Haaland, belum bergabung dengan rombongan karena baru menyelesaikan agenda bersama tim nasional Norwegia pada Piala Dunia 2026. Ryan McAidoo juga menjalani latihan individu setelah mengalami cedera bahu ringan, namun belum dipastikan akan tampil dalam laga ini.
Laga ini menjadi ujian taktik krusial bagi Maresca untuk membentuk struktur permainan baru dan mengintegrasikan pemain baru, serta mempertahankan standar kompetitif Manchester City. Maresca menegaskan, baginya menjadi manajer City adalah kehormatan besar dan klub harus bersaing untuk gelar.
