PALU – Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Sulteng, fokus merealisasikan program kerjanya sebagaimana yang termaktub dalam RKAT dan Program Unggulan (Progul).
Rabu (10/06), bidang yang diketuai Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah ini menggelar rapat dalam rangka evaluasi program yang telah dilakukan.
“Rapat ini sekaligus untuk persiapan beberapa kegiatan, salah satunya yang sampai saat ini belum terealisasi, membentuk dan melaunching forum ayah,” kata Bunda Wiwik, sapaan akrab Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng ini.
Kata dia, beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Bipeka, di antaranya sosialisasi pengarustamaan keluarga untuk pembimbing dan pembina se-Sulteng, penyambutan istri presiden, talk show keluarga Bersama Duta RKI tingkat nasional, peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan penganugerahaan Kartini Awards lima perempuan inspiratif.
“Kita juga melakukan launching buku, dan launching duta RKI tingkat provinsi Sulawesi Tengah dan Duta RKI tingkat Kabupaten,”sebut Bunda Wiwik.
Sementara itu, forum ayah, kata Bunda Wiwik, adalah program Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diinisiasi melalui Bidang Perempuan dan Keluarga (BiPeKa).
“Tujuannya, mengatasi fenomena fatherless (ketiadaan figur ayah) di Indonesia. Forum ini mewadahi para ayah untuk bersilaturahmi, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kapasitas pola asuh anak,” ujarnya.
Menurutnya, realitas saat ini menunjukkan banyak anak kehilangan sosok ayah sehingga tumbuh tanpa kehadiran figur ayah dalam hidupnya. Ketidakhadiran ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kematian, perceraian, atau ayah yang secara fisik hadir tetapi tidak terlibat secara emosional dalam kehidupan anak.
Berdasarkan data Susenas BPS Maret 2024, 15,9 juta dari total 79,4 juta atau 20,1 persen anak berusia di bawah 18 tahun mengalami fatherless. Hal ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan solusi bersama.
“Melalui Forum Ayah ini para ayah dapat bersilaturahmi, berdiskusi, dan berbagi untuk menguatkan peran ayah dalam keluarga. Di mana ayah tidak hanya bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan materi tetapi juga memastikan keluarganya berada di jalan yang diridhai Allah, menjadi teladan, pembimbing, dan pelindung. Dengan kehadiran ayah, maka anak-anak akan tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih sayang, cinta, dan kehangatan,” tandas Bunda Wiwik. ***

