PALU – Ban di leher buaya viral di Palu akhirnya telah lepas. Warga di pinggiran Sungai Tatura Selatan, di sekitar Jembatan II berhasil menyelamatkan buaya berkalung ban tersebut, Senin (7/2).

Penyelamatan buaya itu, berkat peran seorang pawang buaya, bernama Mas Tili.

Dia mengaku, sudah tiga minggu ini mencoba menjerat buaya tersebut. Bahkan kemarin, dua tali jeratannya putus.

“Saya sendiri yang tangkap. Saya yang jerat, saya minta bantuan warga mereka takut,” ungkap Tili.

Tiga tali jeratannya berhasil membuat sang buaya panjang sekira lima meter itu menyerah.

Aksinya menjadi tontonan warga, dan ketika berhasil warga langsung membantu menarik dan menepikan buaya.

Sekira jam 20.00 tadi ban yang sudah bertahun di lehernya itu digergaji oleh warga.

Setelah berhasil dipotong warga bersorak, sambil mengangkat ban tersebut.

Sebagaimana diketahui buaya berkalung ban telah viral dimana-mana. Bahkan media global juga sudah memberitakannya.

Pada tahun 2018 bahkan Panji Petualang, selebritis yang juga penakluk buaya tak berhasil mengkapnya. Selain itu jugaNon-Goverment Organization (NGO) asal Australia juga pernah membantu BKSDA Sulawesi Tengah untuk menangkapnya tetapi tetap tak membuahkan hasil.

Rep: Nanang