PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura mengatakan, kepala daerah yang angka kemiskinannya masih tinggi harusnya malu, karena angka kemiskinan di wilayahnya belum dapat dituntaskan.

“Ada bupati 18 persen angka kemiskinannya, tapi bupati itu banyak bicaranya. Harusnya dia itu malu dong,” ujar Gubernur Sulteng Rusdy Mastura di sela- sela pelantikan pejabat, Senin (7/2).

Menurut gubernur, Untuk Provinsi Sulteng masih pekerjaan rumah yang di tuntaskan dimana masih ada 400 ribu orang miskin dan 30 persen stunting atau anak kekurangan asupan gizi.

Dirinya meminta kepada seluruh SKPD untuk memprioritaskan program yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat, program yang menuntaskan orang miskin.

“Dalam undang undang saja di sebutkan orang miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh negara ,bukan cuma negara dalam Al Qur’an juga menyebutkan: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama. Dalam Al-Qur’an surah Al-Maun berisi tentang orang-orang yang mendustakan agama Allah adalah orang-orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.Untuk apa kuat sembayangnya dahi sampai hitam sementara tidak suka perhatikan orang miskin.

“Saya berharap kita janganlah kita sampai hati terhadap orang miskin, karena kelak di hadapan Allah SWT kita dipertanyakan tentang amalan kita,tentang kepedulian kita terhadap orang miskin,” ujar gubernur Sulteng dengan suara terisak.

Untuk itu gubernur mengajak seluruh pejabat di jajaran Pemerintah Provinsi agar menyatukan pikiran untuk membangun Provinsi Sulteng lebih maju lagi.

Reporter: Irma/Editor: Nanang