MOROWALI,MAL – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali agar bekerja secara profesional, berbasis data, dan memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Iksan saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Bumi Fonuasingko, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (28/9).
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Morowali Yusman Mahbub, para asisten, staf ahli, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Morowali.
Dalam arahannya, Iksan mengatakan pengelolaan pemerintahan merupakan amanah dalam mengelola keuangan dan sumber daya milik masyarakat untuk pembangunan daerah.
Karena itu, setiap kebijakan dan program pemerintah harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara tepat sasaran.
“Jangan sampai program yang kita jalankan tidak tersasar secara merata. Karena itu, komunikasi antara pimpinan dan bawahan harus diperkuat. Para sekretaris dan kepala OPD teknis harus saling berkoordinasi dan berdiskusi untuk mengetahui persoalan yang ada,” tegasnya.
Iksan juga meminta ASN tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi lebih aktif turun ke lapangan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai perencanaan.
“Kalau 20 persen di meja kerja, 80 persen harus di lapangan. Mulai dari sektor kesehatan, saya akan meminta masing-masing OPD menyiapkan data dan jawaban terkait persoalan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan data yang akurat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan kebijakan. Karena itu, memasuki persiapan program tahun 2027, seluruh perangkat daerah diminta mulai menyiapkan dokumen dan perencanaan sejak Oktober.
Ia juga meminta setiap program didukung data by name by address agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.
“Jangan merasa karena dekat dengan bupati kemudian bekerja tidak profesional. Kita harus menjalankan program berdasarkan data dan memastikan program tersebut tepat sasaran,” katanya.
Bupati Iksan juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar tidak sekadar membuat program, tetapi memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Program harus berdampak. Jangan hanya membuat program, tetapi harus dipastikan masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” tegasnya.
Dalam pengelolaan keuangan daerah, ia meminta setiap rencana pembangunan dibahas dan dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan kemampuan pendapatan daerah.
“Kalau membangun, diskusikan sebaik mungkin agar keuangan dan pendapatan tidak ngos-ngosan. Kita harus mengontrol dan menyeimbangkan keuangan supaya ke depan semuanya jelas,” jelasnya.
Selain persoalan perencanaan dan pengelolaan anggaran, Iksan turut meminta peningkatan kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), terutama menghadapi musim kemarau.
Personel dan armada diminta dipersiapkan dengan baik, termasuk melalui pembagian anggota untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi kebakaran.
Kepada Satpol PP, ia juga meminta penertiban baliho yang sudah tidak relevan, termasuk baliho yang berkaitan dengan kepentingan politik. Penertiban juga diminta dilakukan terhadap reklame atau baliho yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak, khususnya di wilayah kecamatan.
Iksan menegaskan, pemerintah daerah harus terus memaksimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk mendorong Morowali terus tumbuh dan berkembang.
“Siapa pun yang datang, kalau porsi pembangunan kita arahkan dengan baik, pasti akan berjalan dengan baik. Mari kita membuka diri dan berpikir dengan hati yang baik dan tulus dalam menyusun program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga meminta para sekretaris perangkat daerah tidak pasif dan ikut memastikan pengelolaan program maupun belanja berjalan dengan baik.
Menurutnya, evaluasi terhadap jajaran birokrasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan, termasuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab pada masa mendatang.
“Saya sangat menghargai struktur. Harapan kita bagaimana membangun sinergi antara atasan dan bawahan agar program yang kita jalankan benar-benar tersasar dengan baik. Mari kita jalankan pelayanan dengan baik dan saling memahami, termasuk dengan teman-teman yang mengurusi pendapatan,” pungkasnya.
