PALU, MAL – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala meraih empat penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam Malam Puncak Apresiasi Pendidikan “Bago Nggabelo” 2026 yang digelar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah, Jumat (25/9) malam.

Empat penghargaan tersebut diberikan atas sejumlah capaian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Donggala dalam meningkatkan mutu pendidikan, mulai dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) hingga pelaksanaan kebijakan pendidikan nasional.

Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama jajaran Disdikpora dan insan pendidikan di Kabupaten Donggala.

“Alhamdulilah tahun ini kami kembali mendapat penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan tentunya ini merupakan sebuah penilaian bahwa pendidikan di Kabupaten Donggala perlahan lebih baik dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata Ansyar.

Empat penghargaan yang diraih Donggala yakni Daerah Berkemajuan Terbaik dalam Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan 2025.

Kemudian, Daerah dengan Persentase Anak Tidak Sekolah (ATS) Tertinggi yang Berhasil Dikembalikan ke Satuan Pendidikan; Daerah Pelopor Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di wilayah Sulawesi Tengah; serta Daerah dengan Komitmen Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam optimalisasi Platform Merdeka Mengajar.

Ansyar mengatakan capaian tersebut menjadi pemicu bagi jajaran pendidikan di Donggala untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan melahirkan generasi yang cerdas serta berkarakter.

Ia menilai kemajuan pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah daerah melalui Disdikpora. Dukungan seluruh pihak, menurutnya, diperlukan untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Donggala.

“Ke depan persoalan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui Disdikpora Donggala saja, akan tetapi dukungan semua pihak menjadi hal penting dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Donggala,” ujarnya.