PALU, MAL – Sebanyak 11 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Datokarama Palu berhasil menyelesaikan studi jenjang sarjana (S1) melalui jalur publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Science and Technology Index (SINTA).

Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi akademik FEBI pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Sebelas mahasiswa tersebut selanjutnya mengikuti Wisuda ke-47 UIN Datokarama Palu, Sabtu (12/9).

Dari 11 mahasiswa tersebut, enam berhasil memublikasikan artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA 2, tiga mahasiswa pada SINTA 3, dan dua mahasiswa pada SINTA 4.

Enam mahasiswa yang berhasil menembus jurnal SINTA 2 yakni Undriani, Vita Nurhalisa, Fitrianti, Della Magfira, Andi Aidir Arsy, dan Andy Rabiul Auliadin. Seluruhnya berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah.

Sementara tiga mahasiswa yang memublikasikan artikel pada jurnal SINTA 3 yakni Nabila Sukmah H dan Fadli H. Badjeber dari Program Studi Ekonomi Syariah serta Akzal Ilham dari Program Studi Perbankan Syariah.

Adapun dua mahasiswa lainnya, Nurul Mufida dan Fitrianur, yang juga berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah, berhasil memublikasikan artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA 4.

Dekan FEBI UIN Datokarama Palu, Dr. Sagir Muhammad Amin, M.Pd.I., mengapresiasi capaian 11 mahasiswa tersebut. Menurutnya, publikasi ilmiah memiliki nilai akademik penting karena mahasiswa dituntut mampu mengembangkan gagasan, melakukan kajian secara sistematis, menyusun argumentasi ilmiah, serta mengikuti standar penulisan dan publikasi.

“Kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada 11 mahasiswa FEBI yang berhasil menyelesaikan studi melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA. Ini merupakan capaian yang membanggakan, baik bagi mahasiswa, program studi, maupun fakultas,” ujar Dr. Sagir.

Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi individual, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan FEBI.

“Publikasi ilmiah bukan sekadar persyaratan untuk menyelesaikan studi. Lebih dari itu, mahasiswa belajar bagaimana mengidentifikasi persoalan, mengolah data dan informasi, membangun analisis, serta menawarkan gagasan atau solusi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik,” jelasnya.

Menurut Dr. Sagir, kemampuan menulis dan memublikasikan artikel ilmiah juga penting untuk melatih daya analisis, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan mahasiswa dalam mengomunikasikan hasil penelitian kepada masyarakat akademik.

Ia mengapresiasi kontribusi dosen pembimbing, pengelola program studi, dan seluruh pihak yang telah mendampingi mahasiswa selama proses penyusunan hingga publikasi artikel ilmiah.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya. FEBI akan terus mendorong ekosistem akademik yang mendukung penelitian, penulisan, publikasi, dan pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing,” tambah Dr. Sagir.

Capaian 11 mahasiswa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses pendidikan di FEBI tidak hanya berorientasi pada penyelesaian mata kuliah, tetapi juga mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

“Atas nama pimpinan FEBI, kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan secara khusus kepada 11 mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi melalui jalur publikasi artikel ilmiah. Semoga ilmu yang diperoleh selama berada di FEBI dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” tuturnya.

Dengan publikasi pada jurnal SINTA 2, SINTA 3, dan SINTA 4, FEBI UIN Datokarama Palu terus mendorong penguatan budaya akademik berbasis penelitian dan publikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan.**