JAKARTA, MAL – Persija Jakarta tengah menggelar training camp (TC) di Hua Hin, Thailand, pada 11-23 Agustus 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Pelatih Shin Tae-yong memfokuskan program pemusatan latihan pada peningkatan kondisi fisik, pematangan taktik, serta pembangunan mental tim, sembari menunggu kedatangan dua hingga tiga pemain baru yang masih dalam proses negosiasi.
TC yang berlangsung selama 13 hari itu diikuti 28 pemain. Sebanyak 22 pemain berangkat lebih dahulu dari Jakarta pada 10 Agustus 2026, sementara enam pemain Timnas Indonesia yang sebelumnya tampil di ASEAN Championship 2026 dijadwalkan menyusul pada 14 Agustus 2026.
Shin Tae-yong menegaskan kondisi fisik menjadi fondasi utama yang sedang dibangun selama pemusatan latihan.
“Kondisi fisik merupakan fondasi utama dalam sepak bola,” kata Shin Tae-yong saat memimpin latihan Persija di Thailand, Rabu (12/8/2026).
Menurut dia, program latihan dirancang berdasarkan hasil pengukuran kemampuan fisik dasar, kekuatan otot, dan kadar lemak tubuh masing-masing pemain.
“Kami sudah mengukur kemampuan fisik dasar, kekuatan otot, dan kadar lemak tubuh para pemain. Oleh karena itu, kami menyusun program latihan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu untuk memaksimalkan fisik pemain sejauh mungkin,” ujarnya.
Selama berada di Thailand, Persija menjalani latihan dua kali sehari. Sesi pagi difokuskan pada penguatan otot dan peningkatan kondisi fisik, sedangkan sesi sore digunakan untuk pematangan taktik dan koordinasi tim.
“Saat ini setibanya di TC Thailand, latihan dilakukan dua kali sehari. Pagi hari fokus pada penguatan otot dan fisik, dan sore hari latihan taktik tim. Kami menjalankannya seperti itu,” kata Shin.
Ia menjelaskan pemusatan latihan tersebut diperlukan karena Persija menghadapi Piala Presiden 2026 secara mendadak sehingga para pemain belum memiliki cukup waktu untuk mengasah taktik tim.
“Sebenarnya karena kami secara mendadak menghadapi ajang sebelumnya (Piala Presiden), para pemain belum sempat mengasah taktik tim,” ujarnya.
Karena itu, TC di Thailand dimanfaatkan untuk membangun dasar permainan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Jadi bisa dikatakan latihan kali ini bertujuan untuk membangun fisik dasar dan taktik dasar tim,” kata Shin.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menilai pemusatan latihan di Thailand menjadi bagian penting dalam membangun fondasi tim untuk satu musim kompetisi penuh.
“Sebenarnya sekarang pemusatan latihan di Thailand merupakan unsur yang paling penting dalam membangun satu musim selama satu tahun,” ujarnya.
Selain fokus pada program latihan, Persija juga masih berburu tambahan pemain untuk memperkuat skuad. Presiden Persija Mohamad Prapanca mengungkapkan klub sedang bernegosiasi dengan dua hingga tiga pemain baru.
“Mereka masih negosiasi, dua sampai tiga (pemain),” kata Prapanca kepada wartawan, Senin (11/8/2026).
Menurut dia, pemain yang dibidik bisa berasal dari kategori pemain asing maupun naturalisasi. Namun, keputusan akhir masih menunggu rekomendasi dari Shin Tae-yong.
“Mungkin asing, mungkin satu naturalisasi, saya belum tahu, karena dia belum bilang asing atau naturalisasi, naturalisasi semua atau asing semua saya belum tahu,” ujarnya.
Prapanca juga menyebut komposisi pemain yang direkrut masih terbuka.
“Tadi saya bilang, bisa naturalisasi semua, bisa campur, bisa asing semua. Saya belum tahu karena dia (STY) belum kasih nama,” katanya.
Saat ini Persija memiliki delapan pemain asing dari total 11 slot yang diizinkan I.League. Dengan demikian masih tersedia tiga slot pemain asing yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat tim menghadapi Super League 2026/2027.
Sementara itu, satu pemain yang belum bergabung dalam TC adalah Kwon Chang-hoon yang masih menjalani pemulihan cedera betis di Korea Selatan.
Pemusatan latihan di Hua Hin masih berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Persija akan memanfaatkan periode tersebut untuk mematangkan kesiapan fisik dan taktik sebelum memasuki kompetisi musim baru.
